Jika memang nantinya pelatih berusia 51 tahun itu mengajukan pemain yang sudah diperhatikan dan dibutuhkan untuk skuad Timnas Indonesia U-19, PSSI juga bakal langsung memprosesnya.
"Makanya kami juga tidak terlalu mengintervensi langsung tentang hal-hal ini, semua kami serahkan kepada Shin Tae-yong," tutur Yunus Nusi.
"Ya kalau bagus seperti Elkan Baggott atau yang lain ya kami ambil. Kami saring, kami usahakan, dan kami proses administrasinya," katanya.
Forum Suporter: PSSI biang kegaduhan
Beberapa waktu lalu, publik sepak bola Indonesia geger dengan hadirnya lima pemain muda asal Brasil yang bergabung ke tiga klub Liga 1 2020.
Tiga klub yang menjadi tempat para pemain muda Brasil itu berlatih adalah Persija Jakarta (dua pemain), Arema FC (dua pemain), dan Madura United (satu pemain).
Fakta di lapangan itu pun disertai berbarengan dengan wacana mengatakan bahwa lima pemain muda itu akan dinaturalisasi oleh PSSI.
PSSI disebut ingin menjadikan lima pemain asal Brasil tersebut untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021.
Baca: Pacu Semangat Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong Sebut di Korsel Latihan Tak Berhenti Hingga Mati
Meskipun pada akhirnya wacana itu dibantah sendiri oleh PSSI, kegaduhan sudah sempat terjadi di antara para pelaku sepak bola nasional.
Fakhri Husaini, mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 bahkan sempat mengungkapkan kekesalannya lewat unggahan di akun Instagram pribadinya.
"Jika memang PSSI sudah kehilangan rasa percaya dirinya terhadap para pemain lokal, serahkan saja status tuan rumah Piala Dunia U-20 kepada negara lain," tulis Fakhri pada 20 Agustus 2020 lalu.
Selain dari pelatih, beberapa pengamat sepak bola dan bahkan pemain Timnas Indonesia sendiri mengkritik wacana naturalisasi instan para pemuda Brasil itu untuk masuk skuad Garuda.
Atas wacana tersebut, PSSI pun disebut hanya menambah gaduh situasi ditengah seretnya prestasi olahraga nasional, terutama sepak bola dalam beberapa dekade terakhir.
Meski pada akhirnya membantah, PSSI secara tidak langsung sudah menimbulkan situasi tidak kondusif di tubuh Timnas Indonesia U-19.
Ketua Forum Komunikasi Suporter Indonesia (FKSI), Richard Achmad Supriyanto, menyatakan PSSI membuat kegaduhan terkait naturalisasi pemain.
Baca: Isu Naturalisasi Pemain Brasil di Timnas Indonesia, Forum Suporter Sebut PSSI Selalu Buat Kegaduhan
Baca: Istimewa, Teknik Lemparan Jauh Bek Timnas Indonesia U-19 Ini Mirip Pemain Legendaris Liga Inggris
"Terkait naturalisasi itu sangat tidak relevan."
"PSSI selalu bikin gaduh terkait naturalisasi ini," kata Richard dilansir dari Tribun Jakarta.
Richard menilai bahwa Indonesia saat ini sejatinya tidak kekurangan bibit pemain muda yang sangat potensial.
Selaku federasi, PSSI seharusnya memaksimalkan potensi lokal terlebih dahulu, alih-alih langsung mengambil opsi naturalisasi.
"PSSI tidak pernah percaya dengan potensi pemain-pemain muda Indonesia. Padahal pemain muda kita hasil pembinaan cukup bisa diandalkan," tambahnya.