Kemudian tiga hari setelahnya, Garuda Nusantara akan menjalani laga uji coba terakhir di Kroasia dengan melawan Dinamo Zagreb.
Sesudah menuntaskan TC di Kroasia, pada Oktober mendatang Timnas Indonesia U-19 akan kembali melanjutkan TC di Turki.
Latihan yang berat dari Shin Tae-yong
Meski secara taktik belum terlihat optimal, salah satu yang menjadi sorotan dari Timnas Indonesia U-19 adalah fisik pemain, terutama stamina.
Beberapa kali Shin Tae-yong menyoroti buruknya stamina dan daya tahan para pemain Timnas Indonesia U-19.
Mantan pelatih Korea Selatan itu pun bahkan pernah menyiratkan, para pemain tak masalah jatuh pingsan ketika berlatih, mengingat lebih baik kapasitas individu dideteksi awal.
Baca: Istimewa, Teknik Lemparan Jauh Bek Timnas Indonesia U-19 Ini Mirip Pemain Legendaris Liga Inggris
Baca: Shin Tae-yong Sorot 2 Evaluasi Penting Timnas Indonesia U-19 Pasca Babak Belur di Turnamen Uji Coba
Hasilnya, cukup terlihat ada progres di Timnas Indonesia U-19.
Meski hanya menang sekali semenjak uji coba, ada perkembangan yang terlihat dari Pratama Arhan dkk.
Mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya, Rudy Eka Priyambada, sangat senang dengan perkembangan yang ditunjukkan oleh timnas U-19 Indonesia.
Rudy menilai kehadiran Shin Tae-yong memberikan perubahan yang signifikan bagi Bagas Kaffa dkk.
Salah satu yang menjadi perhatian utama Rudy adalah fondasi tim Garuda Nusantara yang semakin baik.
Hal itu terlihat pada kedisiplinan para pemain timnas U-19 Indonesia berlari mengejar bola.
Bahkan dalam laga uji coba pertama kontra Qatar, Kamis (17/9/2020), gelandang sayap Muhammad Supriadi sempat tergeletak kelelahan usai melakukan sprint dari tengah lapangan.
Menurut Rudy, fondasi itu sangat membantu pemain menerima materi tentang taktik dari tim pelatih.
"Dari latihan taktik dan cara berpikirnya sangat terlihat progress, terutama disiplin," kata Rudy dilansir dari Bolasport.com.
"Tidak ada pemain yang jalan kaki, semua lari," ucap pelatih yang mengawali karier kepelatihannya di Australia, Monbulk Rangers, itu.
Saking disiplinnya Shin Tae-yong, Rudy pernah mendengar satu nasihatnya kepada para pemain timnas Indonesia yang cukup mencengangkan.
Baca: Kevin Diks, Bek Fiorentina Berdarah Belanda-Maluku Ini Nyatakan Ingin Bermain di Timnas Indonesia
Baca: Masih Lanjutkan TC di Kroasia selama September Ini, Berikut Jadwal Resmi Laga Timnas Indonesia U-19
Menurut Rudy, juru taktik asal Korea Selatan itu sempat mencotohkan para pemain Korea yang tak akan pernah berhenti berlari sebelum meninggal.
"Pantas pernah dengar waktu TC timnas senior coach Shin pernah bilang di Korea kalau pemain belum mati tidak ada yang berhenti berlari," ucapnya.
"Fisik sudah terbentuk, prinsip bermain sudah paham. Nanti pelatih gampang mau menggunakan taktik apa saja," katanya.
Timnas U-19 Indonesia sendiri masih akan terus berlatih di Kroasia hingga akhir September mendatang.
Witan Sulaeman cs juga masih memiliki dua laga uji coba yang belum dilakoni yakni melawan Bosnia Herzegovina dan Dinamo Zagreb.
Setelah itu, Bagas Kaffa dkk akan bertolak ke Turki untuk menjalani pemusatan latihan di sana.