Di hari yang sama, Romi yang mengetahui PIN ATM sang nenek langsung ke ATM Bank Riau Kepri.
Ia kemudian mengambil uang tunai sebanyak Rp 22,5 juta. Lalu uang tersebut ditransfer ke rekening pribadinya.
Setelah itu ia pulang dan meletakkan kembali ATM di lemari neneknya.
Sepuluh hari kemudian, Sabtu (11/7/2020), Romi kembali mengambil uang sang nenek dari ATM dengan cara yang sama.
Kala itu ia transfer Rp 20 juta ke rekening pribadinya.
Selain itu ia juga mengambil uang tunai sebanyak Rp 8,5 juta.
Baca: Terekam CCTV Gagal Bobol ATM di Indomaret Jam 3 Pagi, Maling di Palembang Ini Milih Curi Rokok
Baca: Viral Stiker Dengan Nomor Call Center BNI Palsu, Diduga Kuat Penipuan Karena Tutupi Nominal Uang
"Pelaku RR alias Romi ini mencuri uang di ATM milik neneknya Maria Madjid (75). Korban mengalami kerugian hingga Rp 62 juta," ungkap Ambarita melalui pesan singkat, Sabtu (5/9/2020).
Aksi tersebut terhenti setelah sang nenek tahu saldo di ATM miliknya sudah habis.
Saat dicek, dari rekening koran ada transfer ke rekening sang cucu.
Padahal ia tak pernah melakukan transaksi tersebut.
Ia pun melapor ke Polek Tampan pada 27 Agustus 2020 lalu.
"Pelaku ketahuan dari rekening koran korban ada transfer ke rekening pelaku. Sedangkan korban tidak ada mentransfer uang ke cucunya. Atas kejadian itu, korban melapor ke Polsek Tampan pada 27 Agustus 2020 lalu," kata Ambarita.
Romi kemudian ditangkap di indekosnya di Jalan Durian, Pekanbaru pada Jumat (4/9/2020).
Kepada polisi, pelaku mengaku uang hasil curian digunakan untuk membeli kebutuhannya.
Polisi pun mengamankan barang bukti barang yang dibeli dari uang yang diambil dari rekening sang nenek seperti satu unit motor, satu unit sepeda, ponsel, dan kipas angin.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Suwandi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bobol Uang Rp 196 Juta di ATM dalam 25 Menit, Pelaku Sulit Diidentifikasi"