TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pempimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un kembalikan masker yang diproduksi Korsel.
Hal itu dilakukan Kim Jong Un karena menaruh curiga masker itu dibuat di Korea Selatan, seperti diberitakan Kompas.com, Sabtu (19/9/2020).
Kabar itu diungkap oleh salah satu pedagang yang mengaku terkejut dengan tindakan pemimpin Korut itu.
Memang Kim Jong Un dilaporkan mulai paranoid dengan Korsel.
Pasalnya negara itu mulai memiliki pengaruh yang kuat di Korea Utara.
Apa lagi semakin marak aksi pembelot yang mengkritiknya.
Baca: Korea Utara Sanggup Luncurkan Rudal Balistik dari Kapal Selam, Korsel Siapkan Kemungkinan Terburuk
Karena itulah pemerintahan Kim melarang semua produk yang dibuat di Korsel masuk Korut.
Bahkan, mereka juga melarang produk China yang diproses menggunakan bantuan asing.
Semua berawal ketika masker menjadi barang yang paling banyak dicari selama virus corona, meski Korea Utara mengaku belum mendapat satu kasus pun.
Pedagang di kota perbatasan China Dandong mengungkapkan, masker itu disimpan di gudang Korut selama satu bulan sebelum dikembalikan.
Kepada Radio Free Asia, dia menuturkan awalnya mereka mendapat pesanan mengirimkan masker berkualitas baik meski harganya sedikit mahal.
Baca: Ingin Kurangi Stres, Kim Jong Un Beri Wewenang Penting pada Beberapa Pejabat, Termasuk Kim Yo Jong
"Jadi para pedagang mengirim 15.000 unit KF94, yang kualitasnya sangat baik bahkan di Korsel sekali pun," ucapnya dikutip Daily Express Kamis (17/9/2020).
Namun anehnya, setelah disimpan selama satu bulan, benda itu dikembalikan karena terdapat kecurigaan tidak diproduksi di "Negeri Panda".
Pengusaha yang tidak disebutkan identitasnya itu mengatakan, mereka menyelundupkan barang itu seolah-olah dibuat di China.
Bahkan, mereka tidak menyertakan label untuk memperkuat alibi.
Tapi Pyongyang mengembalikannya karena kualitasnya berbeda dari yang selama ini mereka impor.
"Alasan kami mengirim produk Korsel karena permintaan 'kirim yang berkualitas baik meski sedikit mahal'," keluh pengusaha tersebut.
Baca: Jika Kim Yo Jong Jadi Pemimpin Korea Utara, Pakar Militer Khawatir Bisa Lebih Kejam dari Kim Jong Un
Karena itu, mereka mencoba mengirim barang dari "Negeri Ginseng" yang harganya bisa ditekan demi memperoleh keuntungan.
Ucapan pedagang itu diamini oleh koleganya, yang menjelaskan mereka bersikap seolah tidak tahu karena pihak Korut menekan harganya.
Pemerintah Korea Utara meyakini, buatan "Negeri Panda" berkualitas rendah.
"Tapi jika kualitasnya terlalu baik, mereka curiga datang dari tetangga," kata dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Curiga Masker Dibuat di Korea Selatan, Kim Jong Un Kembalikan ke China"
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur) (Kompas.com)