Gatot Nurmantyo Anggap Siapa Saja yang Melawan KAMI Sebagai Peringatan dari Allah: Agar Kami Kuat

Gatot Nurmantyo ingatkan massa KAMI untuk tidak memusuhi orang: kalau ada yang menjelekkan KAMI, tapi berjuang untuk Indonesia, berarti saudara


zoom-inlihat foto
presidium-kami-gatot-nurmantyo-di-magelang.jpg
KOMPAS.COM/IKA FITRIANA
Presidium KAMI Gatot Nurmantyo menyampaikan orasi saat deklarasi KAMI di Alun-alun Kota Magelang, Jumat (18/9/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengatakan siapa saja yang mencoba melawan KAMI sebagai peringatan dari Allah.

Hal itu ia sampaikan ketika menghadiri deklarasi yang digelar di Alun-alun Kota Magelang.

Deklarasi ini diikuti oleh anggota KAMI dari wilayah kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut, mantan Panglima TNI itu memberikan orasi untuk mengobarkan semangat peserta.

Dalam acara, tampak hadir pula Ketua Umum Komite Khittah Nahdlatul Ulama (NU) 1926 Rochmat Wahab.

Selain itu, ada tokoh publik MS Kaban dan Bambang Sutedjo, Presidium KAMI Jawa Tengah Mudrik M Sangidu, dan Presidium KAMI Yogyakarta Sukri Fadholi.

Baca: Gatot Nurmantyo

ILUSTRASI - Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo berpose sebelum menjadi narasumber di acara Satu Meja The Forum di studio satu Kompas TV, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018).(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES)
ILUSTRASI - Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo berpose sebelum menjadi narasumber di acara Satu Meja The Forum di studio satu Kompas TV, Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018).(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES) (Kompas.com)

Gatot kembali menegaskan KAMI merupakan gerakan moral yang hadir untuk menyelamatkan Indonesia.

KAMI perlu hadir karena menurutnya ada sebagian kelompok yang terorganisasi rapi saat ini untuk mengganti Pancasila, yang otomatis akan mengganti NKRI.

“Di Magelang ini saya mengenyam pendidikan militer. Di sini pula saya mengucap sumpah prajurit, yakni setia pada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Lalu saya sekarang bangkit, karena ada sebagian kelompok yang berusaha mengubah Pancasila,” ujarnya.

Deklarasi di Magelang tidak ada perintah dari pusat.





Halaman
123
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved