Sebelum Meninggal, Korban Mutilasi di Kalibata City Ungkap Niat Berangkatkan Orangtua Umrah

"Pokoknya ibu harus segera umrah biar saya yang biayai," kata Rinaldi seperti yang diceritakan keponakan.


zoom-inlihat foto
2-dua-tersangka-pembunuhan-dan-mutilasi-mayat-pria-di-apartemen-kalibata-city.jpg
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Dua tersangka pembunuhan dan mutilasi mayat pria di Apartemen Kalibata City saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020).


Jika ditotal dengan motor dan harga sewa rumah, jumlah uang yang diambil dari rekening korban mencapai Rp 97 juta.

Mulanya, pasangan kekasih ini hendak mengubur jasad Rinaldi di kediamannya sewaannya.

Namun belum sempat dilakukan, aksi kejam keduanya akhirnya diketahui polisi.

Polisi menemukan cangkul dan sekop yang digunakan para tersangka untuk menggali tanah di belakang rumah yang mereka sewa.

Adapun barang bukti lain yakni 11 batang emas, laptop, perhiasan, ponsel, jam tangan, dan sejumlah kartu ATM milik korban.

Kedua pelaku yang melakukan pembunuhan tersebut dikenakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman mati.

"Penerapan Pasal 340 KUHP dengan pidana mati atau seumur hidup atau Pasal 338 KUHP dan 365 KUHP," tegas Nana.

Baca: Kronologi Pembunuhan dan Mutilasi di Kalibata City, Kenal Melalui Tinder hingga Motif Kuasai Harta

(Tribunnewswiki/TribunJakarta/Kompas/TribunJogja)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Sempat Komunikasi dengan Sang Ibu Pada Hari Dirinya Tewas Dimutilasi, Rinaldi Punya Sebuah Keinginan.





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved