Floaters

Floaters ditandai dengan munculnya bayang-bayang pada penglihatan yang diakibatkan karena faktor usia atau adanya cedera pada mata.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mata-presbiopi.jpg
alodokter.com
Ilustrasi seseorang yang sudah tua mengalami gangguan pada penglihatan.

Floaters ditandai dengan munculnya bayang-bayang pada penglihatan yang diakibatkan karena faktor usia atau adanya cedera pada mata.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Floaters merupakan gangguan berbentuk bayangan benda yang berukuran kecil hingga besar yang tampak melayang-layang pada penglihatan.

Ukuran floaters bisa bervariasi, mulai dari bintik-bintik hitam kecil hingga bayangan yang lebih besar seperti bentuk tali panjang.

Floaters biasanya muncul saat seseorang melihat cahaya terang seperti matahari atau menatap warna dasar seperti warna putih terlalu lama.

Pada umumnya, floaters terjadi karena faktor usia.

Pada mata normal, cahaya masuk melewati lensa dan kornea mata dan dilanjutkan menuju retina yang terletak di bagian belakang mata.

Di antara bagian depan dan belakang mata ini terdapat cairan lendir kenyal yang berfungsi untuk mempertahankan bentuk bola mata, yang disebut vitreus.

Seiring bertambahnya usia, kekentalan vitreus akan berkurang, dan akan mulai muncul sisa-sisa kotoran yang menggenang di dalamnya.

Sisa kotoran yang melayang inilah yang tampak sebagai floaters.

Terlepas dari umur, ada beberapa faktor yang dapat mengakibatkan terjadinya floaters.

Yakni seperti kecelakaan yang melukai mata, rabun dekat, peradangan mata, infeksi, komplikasi diabetes, sobekan retina, tumor intraokular,atau migrain. (1)

Baca: Entropion

Baca: Presbiopi

  • Penyebab


Floaters dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, antara lain:

Usia

Semakin bertambahnya usia, kondisi di dalam mata pun mengalami perubahan.

Cairan vitreus yang awalnya memiliki konsistensi kenyal untuk menjaga bentuk bola lama kelamaan akan mencair dan kehilangan elastisitasnya.

Akibatnya, vitreus akan mengerut, dan beberapa bagian dari dalam bola mata akan ikut tertarik.

Saat vitreus mengerut dan bertambah padat, akan mulai muncul sisa-sisa kotoran yang terlepas yang akhirnya menghalangi jalur penglihatan.

Perdarahan pada mata

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan perdarahan di vitreus, antara lain trauma langsung pada mata atau saat terjadi gangguan pada pembuluh darah di dalam mata, seperti yang terjadi pada kasus retinopati diabetik.

Peradangan pada mata bagian belakang. Kondisi ini disebut juga dengan istilah uveitis posterior, di mana lapisan uvea (lapisan di bola mata bagian belakang) mengalami peradangan akibat infeksi.

Sobekan retina

Sobekan retina ini dapat terjadi pada saat vitreus yang mengerut mampu menarik lapisan retina.

Apabila tidak segera ditangani, sobekan retina ini akan menyebabkan lepasnya lapisan retina, yang dapat berisiko untuk terjadinya kebutaan. (2)

  • Gejala


Gejala-gejala yang dialami penderita floaters antara lain:

  • Bentuk-bentuk kecil dalam penglihatan Anda yang muncul sebagai bintik gelap atau benang transparan yang melayang
  • Bintik-bintik yang bergerak ketika Anda menggerakkan mata. Jadi ketika Anda mencoba untuk melihatnya, bintik-bintik tersebut bergerak cepat keluar dari bidang visual Anda
  • Bintik-bintik paling terlihat nyata ketika Anda melihat latar belakang terang, seperti langit biru atau dinding berwarna putih
  • Bentuk kecil yang akhirnya menetap dan melayang keluar dari garis penglihatan (3)

Baca: Mata Kedutan (Blepharospasm)

Baca: Mata Malas

  • Pengobatan


Floaters biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus karena dapat menghilang dengan sendirinya.

Namun, jika kadar floaters tersebut dirasa sangat mengganggu penglihatan, terdapat beberapa pilihan pengobatan yang biasa disarankan dokter, seperti:

Terapi Laser

Dokter akan mengarahkan sinar laser khusus pada badan kaca (vitreous humour) untuk menghancurkan floaters menjadi partikel yang lebih kecil, sehingga tidak menggangu penglihatan.

Terapi ini harus dilakukan dengan hati-hati karena dapat merusak retina jika pengarahan laser tidak tepat.

Vitrektomi

Jika terapi laser tidak banyak membantu, operasi vitrektomi dapat menjadi pilihan bagi penderita floaters.

Operasi ini dilakukan dengan mengangkat badan kaca berikut butiran-butiran kecil yang mengambang dan menggantikannya dengan cairan garam steril.

Sebelum melakukan operasi vitrektomi, disarankan untuk konsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna mengetahui resiko dan efek samping yang mungkin terjadi. (4)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Jenis Penyakit Penyakit Mata
Gejala atau Ciri Munculnya bayangan pada penglihatan
Nama Penyakit Floaters
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. www.sehatq.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved