Jenazah Seorang Polisi dengan Kondisi Mengenaskan Ditemukan di Tepi Jalan di Pondok Ranggon

Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Steven Tamuntuan sendiri membenarkan adanya luka pada tubuh korban yang ditemukan bersimbah darah.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mayat.jpg
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
Ilustrasi.


Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Steven Tamuntuan sendiri membenarkan adanya luka pada tubuh korban yang ditemukan bersimbah darah.

"Kita masih menunggu hasil olah TKP dan hasil visum untuk memastikan kronologis dan sebab kematian korban," ujarnya.

Korban ABW tercatat sebagai warga Kecamatan Cipayung itu.

Selain itu menurut informasi yang dihimpun, ABW diketahui bertugas di Propam Polda Metro Jaya.

Ilustrasi Polisi 111
Ilustrasi Polisi

Polisi dengan luka tembak di kepala

Terjawab Misteri Polisi Tewas karena Luka Tembak di Kepala

Sementara itu, penyebab anggota Satgas Antiteror Polda Metro Jaya, Bripka Matheus De Haan (54) tewas, di kuburan TPU Mutiara, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Senin (31/12/2018) malam, akhirnya terungkap.

Bripka Matheus De Haan (54) tewas akibat luka tembak di kepala.

Fakta-fakta terbaru kasus Bripka Matheus tewas dengan luka tembak di kepala di kuburan juga bisa terjawab dengan membaca berita ini sampai selesai.

Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kombes Edi Purnomo mengatakan, penyebab kematian Bripka Matheus disebabkan oleh tembakan senjata api (senpi) dengan adanya luka tembak di kepala.

"Luka tersebut disebabkan oleh tembakan senjata api yang menembus kepala. Luka tembak di kepala, belum tahu ditembak dari arah mana, tapi itu tembus," kata Edi saat dikonfirmasi, Selasa (1/1/2019).











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved