Susah Diajari saat Belajar Online, Ibu Tega Aniaya Anak Kandungnya 8 Tahun hingga Meninggal Dunia

LH membunuh darah dagingnya karena korban sulit diajari saat belajar online.


zoom-inlihat foto
orangtua-memukuli-anaknya-hingga-tewas-karena-susah-diajari-belajar-online.jpg
Facebook via serambi
orangtua memukuli anaknya hingga tewas karena susah diajari belajar online


Penganiayaan kemudian dilanjutkan LH dengan memukul bagian belakang kepala korban sebanyak tiga kali.

"Dicubit di bagian paha, selanjutnya dipukul dengan tangan kosong di bagian paha. Lalu si anak juga dipukul dengan gagang sapu dari kayu sebanyak lima kali di bagian kaki, paha, betis dan tangan," kata David.

Sementara itu fakta baru tentang kekejaman LH yang lain perlahan mulai terungkap.

Dari ponsel wanita tersebut polisi menemukan sejumlah foto yang mengiris hati.

Ternyata LH kerap menganiaya korban, dan memfoto sejumlah luka yang ada ditubuh bocah tersebut.

"Betul sering dianiaya. Kami dapati dari dokumen file di handphone pelaku, ada beberapa foto korban mengalami lebam di mata dan bibir," kata David Adhi Kusuma.

Baca: Terpukul Kabar Suami Tewas Bunuh Diri, Seorang Istri Lompat dari Balkon Pusat Perbelanjaan

Kejahatan Terungkap

Setelah dianiaya oleh LH, korban kemudian meninggal dunia.

Untuk menghilangkan jejak, LH dan suaminya IS kemudian membawa jenazah korban ke pedalaman Banten di Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak dengan menggunakan sepeda motor.

Di sana korban dimakamkan di TPU Gunung Kendeng dengan pakaian lengkap.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved