Buta Warna

Buta Warna merupakan kondisi mata yang menyebabkan penderitanya tak bisa membedakan warna satu dengan lainnya.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-penyakit-mata.jpg
alodokter.com
Ilustrasi penderita rabun senja.

Buta Warna merupakan kondisi mata yang menyebabkan penderitanya tak bisa membedakan warna satu dengan lainnya.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Buta warna merupakan kondisi yang terjadi ketika penderitanya tidak mampu untuk melihat perbedaan antara warna-warna tertentu.

Buta warna biasanya diwariskan dari keluarga.

Sebagian besar penderita buta warna tidak dapat membedakan antara beberapa warna merah dan hijau.

Seseorang yang menderita penyakit ini akan sulit membedakan warna tertentu (buta warna sebagian) atau bahkan seluruh warna (buta warna total).

Buta warna merupakan penyakit seumur hidup.

Namun, penderita dapat melatih diri beradaptasi dengan kondisi ini, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan normal.

Dokter akan menentukan metode penanganan yang tepat dan sesuai dengan tipe buta warna yang diderita. (1)

Baca: Hifema

Baca: Pterigium

Terdapat tiga jenis buta warna yang dapat diketahui, antara lain sebagai berikut ini:

Buta warna biru-kuning (Blue-Yellow Color Blindness)

Yakni saat photopigment kerucut biru mata Anda hilang atau tidak berfungsi dengan benar.

Ada dua tipe yaitu:

  • Tritanomaly

Terjadi ketika sel kerucut biru Anda hanya berfungsi secara terbatas.

Biru terlihat lebih hijau, dan bisa jadi sulit membedakan warna merah muda dari kuning dan merah.

  • Tritanopia

Terjadi ketika Anda tidak memiliki sel kerucut biru.

Biru tampak hijau, dan kuning terlihat abu-abu muda atau ungu.

Buta warna total (Complete Color Blindness)

Kondisi ini terjadi ketika penderitanya tidak dapat melihat warna sama sekali dan penglihatan mungkin tidak terlalu jelas.

Terdapat dua tipe buta warna total, yakni:

  • Cone monochromacy

Terjadi ketika dua dari tiga foto sel kerucut: merah, hijau, atau biru, tidak berfungsi.

Saat hanya satu jenis kerucut yang berfungsi, Anda akan mengalami kesulitan untuk membedakan satu warna dari yang lain.

  • Rod monochromacy

Terjadi ketika Anda tidak memiliki sel kerucut dengan photopigment yang dengan fungsi yang baik.

Akibatnya, dunia hanya nampak dalam warna hitam, putih, dan abu-abu.

Cahaya terang dapat menyakiti mata, dan Anda mungkin memiliki gerakan mata yang tidak terkendali. (2)

  • Gejala


Gejala-gejala yang dialami penderita buta warna, antara lain:

  • Merasa kesulitan untuk membedakan warna merah, orange, kuning, cokelat, dan hijau
  • Warna-warna terlihat lebih kusam daripada yang terlihat oleh seseorang dengan penglihatan normal
  • Memiliki kesulitan membedakan warna ungu
  • Merasa bingung untuk membedakan warna merah dengan hitam (3)

Baca: Rabun Senja

Baca: Bintitan

  • Penyebab


Pada dasarnya mata memiliki sel-sel saraf khusus mengandung pigmen yang bereaksi terhadap warna dan cahaya. Sel ini memiliki tiga pigmen yang berfungsi mendeteksi warna merah, hijau, dan biru.

Pada seseorang yang menderita buta warna, sel pigmen tersebut mengalami kerusakan atau tidak berfungsi, sehingga mata tidak dapat mendeteksi warna-warna tertentu atau bahkan seluruh warna.

Kerusakan sel tersebut terjadi karena adanya kelainan gen yang diturunkan dari orang tua ke anak.

Selain kelainan gen yang diturunkan, terdapat pula beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan rusaknya sel, yaitu:

  • Menderita penyakit diabetes, glaukoma, atau multiple sclerosis.
  • Efek samping obat digoxin, ethambutol, phenytoin, chloroquine, dan sildenafil.
  • Terpapar zat kimia carbon disulfide yang dipakai dalam industry rayon, dan styrene yang digunakan dalam industry plastik serta karet.
  • Kerusakaan atau cedera pada mata akibat kecelakaan.
  • Usia juga dapat menjadi faktor penyebab seseorang menderita buta warna. Seiring bertambahnya usia, kemampuan mata dalam menangkap cahaya dan warna akan berkurang. (4)

  • Pengobatan


Tidak ada pengobatan khusus untuk kebanyakan jenis buta warna, kecuali kondisi buta warna yang berkaitan dengan pemakaian obat-obatan tertentu atau kondisi mata tertentu.

Dengan menghentikan pemakaian obat tersebut atau mengobati penyakit mata yang mendasarinya dapat menghasilkan penglihatan warna yang lebih baik.

Namun, kini telah hadir perangkat dan teknologi yang dapat memudahkan orang dengan buta warna untuk melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk:

Kacamata dan lensa kontak khusus

Lensa kontak dan kacamata khusus untuk penderita buta warna dapat membantu memberi penglihatan yang dapat membedakan warna dengan jelas.

Alat peraga

Anda dapat menggunakan alat bantu visual, aplikasi, dan teknologi lainnya untuk membantu menjalani kegiatan sehari-hari.

Misalnya, ada aplikasi yang dapat memberi tahu tentang warna yang sebenarnya Anda lihat ketika mengambil foto dengan aplikasi tersebut. (5)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Nama Penyakit Buta Warna
Jenis Penyakit Penyakit Mata
Gejala atau Ciri Tidak bisa membedakan warna satu dengan lainnya
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. www.sehatq.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved