Normalisasi Hubungan Israel Memungkinkan Umat Yahudi Bisa Beribadah di Kompleks Al-Aqsa

Normalisasi Israel dengan negara-negara Arab berpeluang memecah Masjid Al-Aqsa. Analis sebut ada kemungkinan Yahudi bisa beribadah kompleks tersebut.


zoom-inlihat foto
bendera-israel-berkibar-di-dekat-masjid-kubah-batu-al-aqsa-pada-5-desember-2017.jpg
AFP/Thomas Coex
Bendera Israel berkibar di dekat Masjid Kubah Batu Al Aqsa pada 5 Desember 2017.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Normalisasi hubungan Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) menuai permasalahan baru.

Para analis menyoroti sebuah pernyataan yang ada dalam perjanjian normalisasi.

Menurut laporan LSM Terrestrial Jerusalem (TJ), pernyataan tersebut menandai perubahan mendasar status quo Masjid Al-Aqsa.

Karenanya, perubahan itu akan memiliki konsekuensi yang luas, seperti diberitakan Al Jazeera, Senin (14/9/2020).

Di bawah status quo yang ditegaskan pada tahun 1967, hanya Muslim yang dapat beribadah di dalam al-Haram al-Sharif, juga dikenal sebagai kompleks Masjid Al-Aqsa, yang terdiri dari 14 hektar (35 hektar).

Non-Muslim bisa berkunjung tapi tidak bisa sholat di dalam kompleks tersebut.

Baca: VIRAL Video Tentara Israel Injak Leher Pria Lansia Palestina, Insiden Mirip Kasus George Floyd

ILUSTRASI - Warga Palestina berdoa di dekat masjid Al Aqsa di Yerusalem.
ILUSTRASI - Warga Palestina berdoa di dekat masjid Al Aqsa di Yerusalem. (THE DAILY STAR via Tribunnews)

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan status quo ini dalam deklarasi resmi tahun 2015.

Namun dalam klausul kesepakatan antara Israel dan negara-negara Teluk Arab menunjukkan bahwa hal seperti ini mungkin tidak lagi menjadi masalah.

"Seperti yang tertuang dalam Visi Perdamaian, semua Muslim yang datang dengan damai dapat mengunjungi dan berdoa di Masjid Al-Aqsa, dan situs suci Yerusalem lainnya harus tetap terbuka untuk pemuja damai dari semua agama," bunyi pernyataan bersama antara AS, Israel, dan UEA yang dirilis pada 13 Agustus oleh Presiden AS Donald Trump.

Inilah yang menjadi sumber permasalahan.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved