Fakta-fakta Penusukan Syekh Ali Jaber: sang Ulama Sempat Rasakan Kejanggalan hingga Tanggapan MUI

Berikut 5 fakta tentang penusukan Syekh Ali Jaber. Video penusukan Syekh Ali Jaber saat mengisi ceramah di atas panggung, viral di media sosial.


zoom-inlihat foto
fakta-fakta-penusukan-syekh-ali-jaber-sang-ulama-sempat-rasakan-kejanggalan-hingga-tanggapan-mui.jpg
Kolase/ Tribunnews.com/Tangkapan layar Instagram
Fakta-fakta Penusukan Syekh Ali Jaber: sang Ulama Sempat Rasakan Kejanggalan hingga Tanggapan MUI


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Video penusukan Syekh Ali Jaber saat mengisi ceramah di atas panggung, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, diketahui penusukan bermula ketika Syekh Ali Jaber di atas panggung seraya mendengarkan bocah yang sedang mengaji di sampingnya.

Lantas tiba-tiba ada seorang pria berbaju biru naik ke atas panggung dan menusuk Syekh Ali Jaber.

Sontak para peserta pengajian histeris kemudian menolong Syekh Ali Jaber.

Diketahui, Ustaz Syekh Ali ditusuk orang tak dikenal saat bertausiyah di masjid Falauhuddin Jalan Pamin Nomor 45 Sukajawa, Bandar Lampung pada Minggu (13/9/2020).

Pelaku pun langsung ditangkap oleh jamaah usai melakukan penusukan.

Baca: VIRAL Driver Ojol Berlutut di Depan Polwan: Dikira Mau Melamar Ternyata Memohon Agar Tak Ditilang

Berikut 5 fakta tentang penusukan Syekh Ali Jaber, dikutip Tribunnewswiki dari berbagai sumber:

1. Keterangan polisi

Kapolsek Tanjungkarang Barat, AKP David Jeckson Sianipar membenarkan peristiwa penusukan yang dialami Syekh Ali Jaber tersebut.

"Benar," kata David Jeckson Sianipar, Minggu (13/9/2020), dikutip dari Tribunnews.com.

 David Jeckson Sianipar mengatakan, pihaknya juga sudah mengamankan pelaku penusukan.

"Saat ini (Syekh) sedang dirawat di Puskesmas Gedong Air," ucap AKP David Jeckson Sianipar.

Baca: Syekh Ali Jaber

2. Syekh Ali Jaber diserang di bagian dada

Tribunnewswiki.com mengutip dari TribunJakarta.com, Syekh Ali Jaber menceritakan insiden tersebut lewat unggahan video pada akun Youtube-nya, Minggu (13/9/2020),

Dalam video terlihat Syekh Ali Jaber tampak duduk di sebuah bangsal rumah sakit dengan tangan kanan yang masih ada bekas darah.

Dia mengungkapkan bahwa pelaku mencoba membunuhnya lantaran menyerang leher dan dadanya.

Namun, pendakwah asal Madinah itu langsung bereaksi menggagalkan aksi pembunuhan tersebut.

Pisau pelaku lantas mengenai bahu tangan kanannya.

Akibatnya, Syekh Ali Jaber mengalami luka di bagian lengan tangan kanan.

"Allah selamatkan dari pembunuhan. Saya bisa selamat karena Allah takdirkan saya angkat tangan ke depan leher dan dada," ungkap Syekh Ali Jaber.

Penusukan Syekh Ali Jaber
Penusukan Syekh Ali Jaber (Tribun Jakarta)

3. Tusukan pelaku cukup  kuat

Syekh Ali Jaber  menambahkan, luka di tangannya cukup dalam. Syekh Ali Jaber pun bersyukur Allah telah menyelamatkan dirinya dari pembunuhan tersebut.

"Tusukannya cukup keras, cukup kuat. Sampai separuh pisau masuk ke dalam," ungkap Syekh Ali Jaber.

Setelah insiden itu, Syekh Ali Jaber lalu dirawat di Puskesmas Gedong Air, Bandar Lampung.

Baca: Cek Rekening! Subsidi Gaji Tahap III Mulai Ditransfer Hari Ini, Bakal Diterima 3,5 Juta Pekerja

4. Syekh Ali Jaber sempat rasakan kejanggalan

Atas insiden ini, Syekh Ali Jaber menduga terdapat motif tertentu yang membuatnya menjadi incaran pelaku.

“Kalau urusan pribadi, saya tidak ada tuduhan, tapi secara hukum, dia (pelaku) harus diproses,” kata Syekh Ali Jaber saat ditemui usai kejadian di Rumah Hijrah Annaba, Sukarame, Minggu (13/9/2020) malam.

Ali juga mempertanyakan motif penusukan yang dialaminya.

Sebab, ada beberapa kejanggalan ketika melihat sosok pelaku.

“(pelaku) bukan orang yang, maaf, gila sembarangan. Pertama dari segi kekuatan, badannya kurus, kecil. Tidak mungkin jika melihat tubuhnya bisa ada kekuatan sampai separuh pisau menusuk,” tegas Syekh Ali Jaber.

Ali bersyukur sempat menengok sekilas ke arah kanan.

Beberapa detik sebelum ditusuk, dia sedang berinteraksi dengan jemaah yang berada di sisi kiri panggung.

“Mungkin jika saya masih fokus dengan jemaah di sebelah kiri, mungkin sangat mudah dia menusuk bagian dada atau di leher. Karena dia tangan di atas, bukan menusuk ke perut,” kata Syekh Ali Jaber.

Baca: WASPADA Polisi Sebut Lomba Balap Lari Liar Bisa Kena Sanksi Pidana, Denda Capai Rp1,5 Miliar

5. Tanggapan MUI atas penyerangan yang menimpa Syekh Ali Jaber 


Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019).
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Selasa (26/3/2019). (Tribunnews.com/ Rizal Bomantama)

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas memberi tanggapan atas penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber saat berdakwah di Lampung, Minggu (13/9/2020).

Ia menyebut MUI mengutuk keras penyerangan atau penusukan yang dilakukan pelaku.

MUI pun meminta agar pemerintah mengusut tuntas kasus tersebut.

"MUI benar-benar tidak bisa menerima perilaku dan tindakan ini karena yang namanya tindak kekerasan dan tindak penusukan itu adalah musuh kedamaian dan perusak persatuan dan kesatuan," kata dia dalam keterangannya, Senin (14/9/2020).

"Untuk itu MUI meminta supaya pelaku diproses secepatnya dan seadil-adilnya," lanjut dia.

Anwar menuturkan, kasus tersebut mencerminkan ada tindakan permusuhan terang-terangan terhadap ulama dan tindakan ini jelas-jelas sangat berbahaya.

"Dimana ulama yang merupakan sosok yang sangat dihormati oleh umatnya sangat terancam jiwanya," tuturnya.

MUI juga meminta kepada pemerintah dan para penegak hukum kalau ada jaringan yang mendukung di belakangnya maka harus dibongkar sampai ke akarnya.

" MUI sangat mendukung pernyataan Menteri Koordinator Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD yang telah menginstruksikan agar aparat keamanan Lampung membongkar jaringan dan motif pelaku penusukan dai kondang Syekh Ali Jaber," ungkapnya.

(Tribunnewswiki.com/Ekarista)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ungkap Kejanggalan Saat Lihat Pelaku, Syekh Ali Jaber: Separuh Pisau Sampai Masuk ke Dalam dan di Tribunnews.com dengan judul Kutuk Kasus Penikaman Syekh Ali Jaber, Sekjen MUI : Itu Musuh Kedamaian dan Perusak Persatuan





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved