Tak Seratus Persen Sempurna, Ini Kelemahan Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac dari China

Tim Riset Unpad ungkap kelemahan vaksin virus corona buatan Sinovac dari China


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-produksi-china-sinovac-biotech-1.jpg
AFP
ILUSTRASI - Gambar selebaran yang dikeluarkan oleh kantor pers Pemerintah Negara Bagian Sao Paulo memperlihatkan Gubernur Negara Bagian Sao Paulo Joao Doria memegang vaksin COVID-19 selama tahap uji coba vaksin yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac Biotech di Rumah Sakit das Clinicas (HC) di negara bagian Sao Paulo , Brasil, pada 21 Juli 2020. Uji coba vaksin akan dilakukan di Brasil dalam kemitraan dengan Brasil Research Institute Butanta. Handout / Pemerintah Negara Bagian Sao Paulo / AFP


Anggaran sudah disiapkan

Diberitakan anggaran uang muka atau down payment (DP) untuk pembelian vaksin Covid-19 sudah disiapkan oleh pemerintah.

Airlangga Hartarto, selaku Menko Perekonomian telah mengutarakan hal tersebut.

Pemberitahuan terkait anggaran tersebut dijelaskan Airlangga ketika acara onferensi pers Komite Penanganan Covid-29 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jakarta, Jumat (4/9/2020) sore.

FOTO: Ilustrasi penyuntikan vaksin Covid-19
FOTO: Ilustrasi penyuntikan vaksin Covid-19 (Unsplash - National Cancer Institute @nci)

Airlangga menyebut, besaran anggaran DP yang sudah disediakan ada Rp 3,3 Triliun.

“Terkait dengan vaksin sudah tersedia dan diharapkan untuk down payment sebesar Rp 3,3 triliun,” kata Menko Perekonomian ini.

Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengungkap, dana keseluruhan yang disiapkan pemerintah untuk pengadaan vaksin Covid-19 mencapai Rp 37 Triliun.

“Seluruh dana yang disiapkan Rp 37 triliun untuk program multiyears,” terang Airlangga.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac asal China juga sedang dikembangkan oleh Indonesia lewat PT Bio Farma.

Baca: Erick Thohir Sebut 1,5 Juta Tenaga Medis Akan Diprioritaskan Mendapat Suntikan Vaksin Covid-19

Diketahui, uji klinis tahap tiga sedang dilakukan di Indonesia, Bangladesh, Arab Saudi, dan Turki, oleh Sinovac.

Sebagai informasi, Indonesia juga menjalin kerja sama yang berhubungan dengan vaksin Covid-19 G42 milik perusahaan asal Uni Emirat Arab (UAE).

Sementara itu, uji klinis untuk G42 dilakukan di UEA.

Demi memantau uji klinis vaksin tersebut, Indonesia telah mengirim tim ke UEA.

Ditargetkan pada awal tahun 2021, masyarakat Indonesia sudah bisa melakukan imunisasi massal jika proses uji klinis tersebut tak menemui hambatan.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Siapkan Rp 3,3 Triliun untuk DP Pembelian Vaksin Covid-19"

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur/Kaka, Kompas.com)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved