Pelajar 13 Tahun Meninggal Dunia Setelah Dihukum Squat Jump 100 Kali, Sekolah Minta Maaf

Meskipun siswa laki-laki itu dalam keadaan sakit, namun guru tetap menghukum siswa tersebut karena tidak mengerjakan PR dan memaksa 100 lompat jongkok


zoom-inlihat foto
ilustrasi-karya-seni-patung-malaikat-berwujud-anak-kecil-bersayap.jpg
Unsplash - Jen Theodore @jentheodore
FOTO: Ilustrasi karya seni patung malaikat berwujud anak kecil bersayap yang biasanya dijumpai dalam Kristiani


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang siswa meninggal dunia setelah dihukum melakukan 100 kali squat jump atau lompat jongkok.

Adapun hukuman itu disuruh pihak sekolah lantaran siswa ini tidak mengerjakan PR.

Menurut laporan, hingga kini pihak sekolah telah 'meminta maaf' kepada keluarga dan mengatakan mereka bertanggung jawab atas kematian tersebut.

Melansir dari The Nation Thailand, Kamis (10/9/2020) anak laki-laki berusia 13 tahun, asal Thailand itu awalnya sakit selama sekitar seminggu.

Ia bahkan diperiksa di rumah sakit sebelum kembali ke sekolah Kamis lalu.

Baca: Modal Yakin, Kisah Pasangan Jatuh Cinta Sehari Langsung Nikah Ini Viral di Media Sosial

Pramot Eiamsuksai, paman dari bocah tersebut menjelaskan bahwa keponakannya pertama kali jatuh sakit pada Senin (31 Agustus) dan dibawa ke rumah sakit Rabu lalu sebelum kembali ke sekolah pada hari Kamis.

Setibanya di sekolah pada hari Kamis (3 September), bocah tersebut tidak mengerjakan tugas rumah yang diberikan kepadanya.

Meskipun siswa laki-laki itu dalam keadaan sakit, namun guru tetap menghukum siswa tersebut karena tidak mengerjakan PR dan memaksanya melakukan 100 kali lompat jongkok.

Pada hari Jumat (4 September), bocah itu sakit lagi dan disarankan untuk beristirahat di tempat tidur oleh orang tuanya.

Namun, dia tidak bangun keesokan paginya.

Baca: Viral Peserta MTQ Dipaksa Buka Cadar atau Didiskualifikasi saat Lomba, Ternyata Begini Faktanya











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved