Tak Bisa Main PUBG, Seorang Remaja di India Nekat Bunuh Diri di Kamarnya

"Saat saya memanggilnya untuk makan siang, kamarnya dikunci dari dalam. Setelah itu digedor berkali-kali, dan dia tidak membuka pintu." kata ibunya


zoom-inlihat foto
ilustrasi-permainan-pubg-45.jpg
Unsplash - SCREEN POST @screenpost
FOTO: Ilustrasi permainan PUBG


VPN memungkinkan penggunanya untuk melewati pemblokiran internet dan mencegah orang lain memantau keberadaan online pengguna.

Baca: Khusus Gamer, Telkomsel Sediakan Paket Internet 30 GB Hanya Rp25 Ribu, Begini Cara Daftarnya

Telkomsel hadirkan paket GamesMAX Unlimited Play
Telkomsel hadirkan paket GamesMAX Unlimited Play (kolase Telkomsel.com dan ff.garena.com)

Setelah terhubung dengan VPN, alamat IP akan berubah dan pengguna dapat beralih ke server mana pun sesuai keinginan.

Namun, banyak yang menggunakan VPN tetapi belum paham, penggunaan VPN memiliki risiko yang besar.

Berikut bahaya menggunakan VPN untuk berselancar di internet yang Tribunnews rangkung dari berbagai sumber.

1. Pencurian Data

Penggunaan layanan VPN untuk menembus pembatasan akses pemerintah berpotensi terjadi pencurian data pengguna.

Risiko tersebut akan bertambah besar bila menggunakan VPN yang tidak dipercaya.

Data yang dicuri bisa meliputi nama pengguna, alamat, username, password, dan data penting lainnya.

Penjualan data tersebut salah satunya akan digunakan untuk menaruh iklan di ponsel atau komputer pengguna.

2. Penyebaran Malware

Dalam dunia internet, ada istilah Malvertising.

Malvertising adalah proses penyaluran Malware ke perangkat komputer maupun smartphone yang menggunakan VPN gratis.

Saat kita berselancar di web menggunakan VPN, secara tidak sadar virus atau malware dapat dengan mudah masuk ke perangkat melalui iklan yang terpasang dalam sebuah web.

3. Risiko serangan 'Man in the Middle'

Beberapa layanan VPN dapat berpotensi melancarkan serangan Man in the Middle.

Man in the Middle adalah serangan terhadap sebuah sistem perangkat yang salah berkomunikasi satu dengan yang lainnya.

Sementara sang penyerang berada di tengah jalur komunikasi tersebut untuk membaca, membajak, dan mencuri data bahkan hingga menyisipkan malware.

4. Pengguna digunakan sebagai Network End-Poin

Pihak ketiga dapat menggunakan IP Address kita sebagai Network End-Poin.

Network Endpoint berguna untuk meningkatkan bandwith layanan VPN untuk meningkatkan kecepatan internet pemakai internet lainnya.





Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved