Hoy mengatakan dia kemudian turun ke bawah, menelepon 911 dan mengatakan kepada petugas operator bahwa istri dan putrinya ada di dalam kamar mandi dan dia bisa melihat darah mengalir dari bawah pintu ke kamar mandi.
Hoy juga memberi tahu polisi bahwa ketika dia kembali ke atas, dia melihat Guzman berdiri di ambang pintu kamar mandi sambil memegang pisau.
Hoy kemudian mengamati istrinya terbaring di lantai kamar mandi berlumuran darah dengan tongkat baseball tergeletak di samping tubuhnya.
Ketika polisi tiba di rumah, mereka menemukan tubuh telanjang Yun-Mi Hoy tergeletak di lantai kamar mandi dengan banyak luka robek dan tusukan.
Dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian pada pukul 10:28 malam.
Polisi menemukan jasad Yun-Mi Hoy dalam keadaan mengenaskan di dalam kamar mandi lantai dua berselang beberapa jam kemudian.
Isabella Guzman diringkus dalam waktu 16 jam semenjak ditetapkan sebagai buronan.
Dikutip dari dailymail, sejak meninggalkan TKP, Isabella tidak terlacak hingga tengah hari keesokan harinya.
Setelah pembunuhan itu, polisi mengatakan Isabella melarikan diri dari rumah.
Dia pergi ke toilet wanita di supermarket terdekat, mencuci rambutnya di wastafel dan mengganti pakaiannya.
Mereka mengatakan dia memberi tahu karyawan bahwa dia telah diperkosa di Denver dan meminta mereka untuk tidak menelepon polisi, karena mereka akan mengirimnya kembali ke rumah dan dia takut pada ayahnya.
Ketika polisi melacak Isabella keesokan harinya, dia memberi tahu mereka bahwa mereka salah orang.
Dia mengaku dia adalah Samantha Gonzales dari Cincinnati, Ohio.
"Sepertinya saya, tapi sebenarnya tidak." kata Isabella.
Akhirnya polisi menemukan Isabella di garasi parkir.
Para saksi menyaksikan ketika tiga petugas polisi mengeluarkan senjata dan memerintahkan remaja itu menyerah, dan menahannya.
Ketika itu, usianya masih 18 tahun. Kini, dia sudah 25 tahun.
Ketika di sidang di pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Isabella sempat tersenyum ke arah kamera wartawan yang menyorotnya.
Pengadilan Colorado sendiri memvonis bahwa Isabella tidak bersalah.
Dia dikirim ke Rumah Sakit Pemerintah di Pueblo untuk menjalani perawatan kejiwaan alih-alih dikirim ke penjara.