Pleuritis

Pleuritis merupakan peradangan yang menyerang pleura sehingga penderitanya mengalami kesakitan tiap kali menarik napas.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-asbestosis.jpg
Kompas.com
ILUSTRASI penyakit paru-paru

Pleuritis merupakan peradangan yang menyerang pleura sehingga penderitanya mengalami kesakitan tiap kali menarik napas.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pleuritis merupakan peradangan pada selaput dada atau pleura.

Pleura merupakan jaringan tipis yang melapisi dinding dada dan kedua paru-paru.

Pleura berfungsi menjaga agar paru–paru tidak bergesekan dengan dinding rongga dada setiap kali Anda menarik napas.

Dalam tiap celah kecil di antara dua lapisan ini, terdapat sedikit cairan untuk menjaga agar proses mengembang dan mengempis paru-paru berjalan baik.

Ketika seseorang mengalami radang selaput dada, nyeri tajam pada dada bisa terasa, hhususnya saat penderitanya bernapas.

Banyak penyakit yang dapat memicu pleuritis.

Oleh karena itu, pengobatan peradangan pleura ini bertujuan mengendalikan rasa sakit dan menyembuhkan kondisi medis yang menjadi penyebabnya. (1)

Biasanya, saat terjadi peradangan, pleura akan membengkak dan menyebabkan gangguan pernapasan.

Radang pleura atau pleuritis lebih rentan dialami oleh perokok.

Baca: Abses Paru

Baca: Penyakit Paru-Paru Basah

  • Penyebab


Pleuritis terjadi ketika pleura iritasi dan meradang.

Peradangan ini membuat pleura membengkak dan cairan pleura menjadi lengket.

Kondisi ini akan menimbulkan nyeri dada setiap kali kedua lapisan pleura bergesekan, yaitu saat paru-paru mengembang (menarik napas).

Salah satu penyebab pleuritis adalah infeksi, baik infeksi virus, bakteri, maupun jamur, misalnya virus influenza atau bakteri TB.

Selain infeksi, pleuritis atau pleurisy juga dapat disebabkan oleh:

  • Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan lupus.
  • Gangguan pada organ paru, seperti emboli paru.
  • Kanker paru.
  • Cedera di bagian tulang rusuk.
  • Penyakit keturunan, seperti anemia sel sabit. (2)

  • Gejala


Ketika seseorang mengalami pleuritis, maka dirinya akan mengalami berbagai keluhan dalam tubuhnya. Berikut beberapa gejala yang umumnya dialami pengidap pleuritis.

  • Nyeri dada memburuk saat bernapas, batuk maupun bersin.
  • Sesak napas.
  • Batuk (hanya pada beberapa kasus).
  • Demam (hanya pada beberapa kasus).
  • Hilang nafsu makan.

Ada pula beberapa gejala lain yang mungkin dialami pengidap bergantung dari penyebabnya:

  • Nyeri pada salah satu sisi dada.
  • Nyeri pada bahu dan punggung.
  • Napas pendek yang dilakukan untuk menghindari rasa nyeri.
  • Nyeri kepala.
  • Nyeri otot dan sendi.

Kondisi pleuritis ini bisa terjadi secara bersamaan denga efusi.

Efusi sendiri merupakan kondisi penumpukan cairan di antara kedua lapisan pleura.

Saat seseorang mengidap pleuritis yang disertai dengan efusi pleura, maka pengidap mengalami sesak napas yang bertambah berat seiring dengan bertambahnya akumulasi cairan.

Ketika cairan ini terinfeksi, maka pengidap jatuh ke dalam suatu kondisi yang disebut empiema. (3)

Baca: Bronkiolitis

Baca: Bronkopneumonia

  • Pengobatan


Pengobatan pleuritis dapat berbeda-beda, tergantung pada penyebab yang mendasarinya.

Langkah pengobatan bertujuan untuk mengatasi peradangan, meredakan nyeri, dan mengobati penyakit penyebab pleuritis.

Berikut ini adalah beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk menangani pleuritis atau pleurisy:

  • Antibiotik, seperti antibiotik sefalosporin, untuk menangani pleuritis yang disebabkan infeksi bakteri.
  • Antijamur, seperti fluconazole, untuk menangani infeksi jamur yang menyebabkan pleuritis.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid, seperti ibuprofen, untuk mengatasi peradangan dan meredakan nyeri dada.
  • Obat pengencer darah atau antikoagulan, seperti warfarin dan heparin, untuk mengatasi pleuritis yang disebabkan oleh emboli paru.
  • Codeine, untuk meredakan batuk.
  • Obat imunosupresan, seperti prednison dan ciclosporin, untuk menangani pleuritis yang disebabkan penyakit autoimun, misalnya rheumatoid arthritis.

Pleuritis yang disebabkan oleh virus dapat sembuh dalam beberapa hari dengan istirahat yang cukup, sehingga obat-obatan antivirus tidak diperlukan.

Operasi dapat dilakukan jika pleuritis disebabkan oleh kanker paru-paru.

Operasi ini bertujuan untuk mengangkat sebagian atau seluruh organ paru-paru.

Selain operasi, radioterapi atau kemoterapi juga dapat dilakukan untuk menangani kanker paru.

(Tribunnewswiki.com/Restu)



Nama Penyakit Pleuritis
Jenis Penyakit Penyakit Pernapasan
Gejala atau Ciri Sakit saat menarik napas
   


Sumber :


1. www.sehatq.com
2. /www.alodokter.com
3. www.halodoc.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved