Abses Paru

Abses Paru merupakan suatu infeksi bakteri yang menyebabkan adanya kantong berisi nanah di dalam paru-paru.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-atelektasis.jpg
Kompas.com
ILUSTRASI penyakit paru-paru.

Abses Paru merupakan suatu infeksi bakteri yang menyebabkan adanya kantong berisi nanah di dalam paru-paru.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Abses paru merupakan suatu penyakit pau-paru yang menyebabkan adanya infeksi karena bakteri.

Penyakit ini menyebabkan munculnya nanah di dalam paru-paru.

Gejala utama abses paru adalah batuk berdahak.

Dahak yang dikeluarkan sering kali mengandung darah atau nanah, serta berbau.

Abses paru bisa diobati dengan antibiotik.

Penderita diharuskan mengonsumsi antibiotik selama beberapa minggu hingga infeksi mereda.

Pasien yang menjalani pengobatan dengan baik memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi.

Sebaliknya, jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi atau bahkan kematian. (1)

Biasanya, abses paru menyebabkan adanya kantong berisi nanah yang dikelilingi jaringan meradang di organ paru.

Penanganan abses paru cukup kompleks dan dapat berakibat serius.

Abses paru dibagi menjadi dua, yaitu abses paru akut dan abses paru kronis.

Abses paru disebut akut bila terjadi selama kurang dari enam minggu dan disebut kronis bila terjadi lebih dari enam minggu. (2)

Baca: Abses Otak

Baca: Anosmia

  • Penyebab


Abses paru terbagi menjadi dua jenis, yaitu abses paru primer dan sekunder.

Abses paru primer terjadi akibat proses di dalam paru itu sendiri dan merupakan sekitar 60 persen dari seluruh kasus abses paru.
Penyebab dari dari abses paru primer antara lain aspirasi (masuknya benda selain udara ke saluran pernapasan).

Misalnya akibat adanya infeksi gigi, hidung, gangguan kesadaran, gangguan menelan, penyakit refluks lambung, muntah yang sering, infeksi paru (pneumonia), ataupun pada kondisi daya tahan tubuh yang sangat rendah.

Sementara abses paru sekunder adalah abses paru yang terjadi sebagai akibat dari proses di tempat lain.

Beberapa penyebab yang dapat menimbulkan kondisi ini, yaitu sumbatan saluran pernapasan, misalnya oleh tumor, benda asing, atau pembesaran kelenjar getah bening, dengan disertai adanya penyakit paru (seperti penyakit bronkiektasis, emfisema bulosa, fibrosis kistik, infark paru, ataupun kontusio paru).

Selain itu abses paru sekunder dapat merupakan hasil penyebaran melalui darah dari tempat lain, seperti pada keadaan sepsis, endokarditis infektif, infeksi pada kateter vena sentral, dan sebagainya.

Penyebab lainnya dari abses paru sekunder adalah hasil penyebaran langsung.

Hal ini dapat terjadi jika ada lubang yang menyambungkan antara bronkus dan esofagus dan pada abses subfrenikus. (3)

  • Gejala


Gejala yang paling nyata dari abses paru adalah batuk-batuk berdahak.

Dahak yang dikeluarkan oleh penderita abses paru ini berbau dan kadang disertai darah atau nanah.

Gejala lain yang bisa ditimbulkan abses paru antara lain:

  • Demam tinggi
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Sering berkeringat atau berkeringat saat malam hari
  • Penurunan berat badan
  • Rasa lelah
  • Bau mulut (4)

Baca: Penyakit Paru-Paru Basah

Baca: Penyakit Perikondritis

  • Pengobatan


Pengobatan utama yang dilakukan untuk menangani abses paru adalah pemberian antibiotik.

Dokter akan meresepkan antibiotik sesuai dengan hasil tes sensitivitas bakteri agar obat yang diberikan sesuai dengan jenis bakteri, sehingga bekerja secara efektif.

Beberapa jenis antibiotik yang dapat diberikan kepada penderita abses paru adalah:

  • Penisilin
  • Clindamycin
  • Piperacillin
  • Amoxicillin-clavulanate
  • Metronidazole
  • Ciprofloxacin
  • Vancomycin
  • Amikacin
  • Meropenem
  • Levofloxacin

Durasi pengobatan antibiotik yang akan dijalani oleh pasien berbeda-beda, tergantung kepada tingkat keparahan abses.

Pengobatan abses paru tergolong lama, yaitu bisa mencapai 3 minggu hingga 6 bulan.

Pada pasien abses paru sekunder biasanya akan direkomendasikan untuk menjalani perawatan di rumah sakit guna membantu mengobati penyakit yang memicu timbulnya abses.

Pada beberapa kasus, pasien dapat menjalani pengobatan melalui operasi untuk menghilangkan abses.

Dokter bedah akan memasukkan selang ke bagian dalam paru-paru, kemudian nanah yang terkandung di dalam abses disedot keluar.
Jaringan paru-paru yang mengalami kerusakan akibat abses kemudian diangkat.

Untuk membantu proses penyembuhan dari abses, pasien akan diminta untuk berhenti minum alkohol dan tidak merokok.

Pasien juga akan dianjurkan untuk lebih banyak minum air. (5)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Penyakit Abses Paru
   


Sumber :










KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Raih Medali di Olimpiade Tokyo

    Presiden Jokowi turut mengunggah foto Windy saat berada
  • Link Live Streaming Bulu Tangkis

    Babak penyisihan grup bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020
  • Mutiara Rahma Putri

    Mutiara Rahma Putri adalah atlet Dayung berkebangsaan Indonesia
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved