KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Namun, beberapa bulan terakhir ini sudah tidak ada aktivitas tani di kawasan tersebut.
Pagar sudah rusak dan tidak ada tanaman.
Menurut Mahasiswa UIN Makassar ini, jika mengacu pada Perdes Kembang Ragi memang musim ini adalah musim lepas ternak, sesuai kesepakatan masyarakat setempat.
Atas insiden itu, Syahrul bersama Samsuddin menyambangi Mapolsek Pasimasunggu.
"Awalnya ayah saya ditawari uang Rp 3 juta. Tapi saya tidak sepakat karena harga sapi Rp 10 juta," tuturnya.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ditukar Sapi yang Lebih Kecil dan Tidak Bunting oleh Polisi, Ini Kata Keluarga Samsuddin "
KOMENTAR