Donald Trump: AS Siap Membantu Menyelesaikan Konflik Antara India dan China

AS menilai China dan India tidak ingin melanjutkan perselisihan hingga menjadi perang.


zoom-inlihat foto
donald-trump-berbicara-dalam-konferensi-pers.jpg
DREW ANGERER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington D.C, pada 4 September 2020. Trump mengatakan AS siap membantu menyelesaikan konflik antara India dan China.


AS menilai China dan India tidak ingin melanjutkan perselisihan hingga menjadi perang.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat, (4/9/2020), mengatakan AS siap membantu menyelesaikan konflik antara India dan China terkait perbatasan di Himalaya barat.

Trump juga berkata kepada wartawan bahwa situasi saat ini "sangat buruk".

Kedua pihak mengerahkan pasukan tambahan di sepanjang area perbatasan setelah pertempuran pada Juni lalu yang menewaskan 20 tentara India.

Dilansir dari Reuters, (5/9/2020), Menteri pertahanan India dan China melakukan pembicaraan di Moskow pada Jumat, (4/9/2020).

Ini adalah pertemuan politik secara tatap muka yang tertinggi sejak situasi di perbatasan memanas pada Mei lalu.

Dalam pertemuan itu, Menteri Pertahana China Wei Fenghe berkata kepada Menteri Pertahanan India Rajnath Singh bahwa New Delhi bertanggung jawab penuh atas ketegangan di perbatasan saat ini, menurut surat kabar Global Times yang didukung pemerintah China.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, berjalan bersama komandan militer setelah dirinya sampai di Leh, Ladakh (3/7/2020). Ini adalah kunjungan pertamanya di tempat itu sejak terjadinya bentrok berdarah antara pasukan India dan China bulan lalu.
Perdana Menteri India, Narendra Modi, berjalan bersama komandan militer setelah dirinya sampai di Leh, Ladakh (3/7/2020). Ini adalah kunjungan pertamanya di tempat itu sejak terjadinya bentrok berdarah antara pasukan India dan China bulan lalu. (HANDOUT / PIB / AFP)

Baca: India Butuh Dana Besar untuk Lawan China, tapi Ekonomi Ambruk Akibat Pandemi Covid-19

Rajnath Singh melalui akun Twitter miliknya bercuit bahwa pertemuan itu berlangsung selama 2 jam dan 20 menit, tetapi tidak memberikan perincian lebih lanjut.

Sebuah sumber pemerintah AS berkata kepada Reuters di Washington bahwa AS menilai China dan India tidak ingin melanjutkan perselisihan hingga menjadi perang.

Trump dalam sebuah keterangan singkat di Gedung Putih mengatakan AS sedang melakukan pembicaraan dengan kedua negara itu mengenai apa yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan ketegangan.

"Kami siap membantu terkait China dan India. Jika kami bisa melakukan sesuatu, kami ingin sekali terlibat dan membantu," kata dia dikutip dari Reuters.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved