TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video yang beredar viral di media sosial, memperlihatkan wanita telanjang dada diarak warga.
Menurut informasi, wanita tersebut mendapatkan perlakuan tersebut karena diduga ketahuan berbuat mesum.
Kejadian wanita telanjang dada yang diarak tersebut terjadi di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Baca: Viral Sindiran Revina VT di Twitter terkait Ketiak Hitam, Begini Tanggapan Psikolog dan Pakar Gender
Diarak di Jalanan
Dalam video yang beredar di media sosial tersebut memperlihatkan satu wanita yang diarak beramai-ramai oleh warga di jalan.
Terlihat pakaian bergaris-garis vertikal berwarna hitam putih yang dikenakan wanita itu.
Namun pakaian wanita tersebut tidak menutupi bagian atas tubuhnya, sebagaimana mestinya.
Baca: VIRAL, Dua Balita Albino di Wonogiri Jawa Tengah, Warga Sempat Kira Anak Bule
Baca: Ingat Babi Hutan Jinak yang Viral di Sumsel? Kini Sudah Dilepaskan ke Hutan
Para warga tersebut mengarak wanita tak berpakaian lengkap itu, dan terlihat wanita tersebut berjalan paling depan dalam rombongan arakan itu.
Wanita tersebut didorong dan pakaian miliknya ditarik oleh rombongan yang terdiri dari segerombolan pria hingga anak-anak.
Peristiwa pengarakan tersebut juga sudah dibenarkan oleh Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Kabid Humas Polda Sumbar.
Kombes Pol Satake Bayu menungkapkan, insiden wanita diarak setengah telanjang itu terjadi pada Minggu (30/8/2020) sekitar 14.00 WIB.
Tepatnya di Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Sumbar.
Kombes Satake Bayu, Rabu (2/9/2020), mengatakan mulanya warga melakulan penggerebekan dalam sebuah rumah dan diketahui ada laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri.
Wanita yang diarak tersebut adalah berisial MA (23).
MA (23) berbuat mesum dengan ME (25) lantas diketahui oleh warga.
Mereka bukanlah pasangan suami istri.
Sebagai informasi keduanya merupakan sama-sama warga Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumbar.
"Jadi warga melakulan penggerebekan dalam sebuah rumah, didapatkan laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri," ujar Satake Bayu.
Atas kejadian itulah keduanya diarak ke Kantor Jorong.
Di tempat itu mereka diberikan pembinaan.