Seekor Anak Ikan Hiu Ditemukan Mati Tersangkut di Sungai Musi, Dijadikan Lauk Makan oleh Warga

Nelayan yang menemukan ikan hiu tersebut yakni Edi, mengungkapkan bahwa ikan tersebut ia dapat pada pagi hari ketika ia mengangkat jaring.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-seekor-hiu-67.jpg
Unsplash - David Clode @davidclode
FOTo: Ilustrasi Seekor Hiu


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seekor anak ikan hiu sepanjang 50 centimeter ditemukan tersangkut di jaring nelayan oleh masyarakat di Desa Teluk Kijing 1, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, tepatnya di perairan Sungai Musi, Selasa (1/9/2020) pagi.

Kejadian ini menghebohkan masyarakat setelah pernah ditemukan ikan pari raksasa beberapa waktu lalu di Kecamatan Lais dan Kecamatan Sekayu.

Ikan hiu yang biasanya ditemukan di lautan luas, ternyata juga ditemukan di perairan Sungai Musi Muba Sumsel.

Namun, hewan bergigi tajam ini harus mati lemas karena tersangkut oleh jaring milik warga.

Nelayan yang menemukan ikan hiu tersebut yakni Edi, mengungkapkan bahwa ikan tersebut ia dapat pada pagi hari ketika ia mengangkat jaring pemasangan tadi malam.

Baca: Tangkap Hiu di Darwin, Kapal Ikan Asal Indonesia Dibakar Angkatan Perbatasan Laut Australia

Berenang Dengan Hiu di Karimunjawa
Berenang Dengan Hiu di Karimunjawa (www.tourkarimunjawa.net)

“Ya, saya yang menangkap ikan itu. Ikan itu tersangkut pada jaring yang saya pasang semalam, pas pagi saya angkat ikan itu sudah lemas,” kata Edi.

Lanjutnya, anak ikan hiu itu sendiri mempunyai berat sekitar 3,6 kg dan panjang sekitar 50 cm.

“Ya, anak ikan hiu itu sudah mati dan dibuat lauk makan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Teluk Kijing I Indra membenarkan prihal warganya yang menangkap anak ikan hiu.

Ikan tersebut tersangkut pada jaring milik warga yang sedang ditajur.

“Ya warga saya yang menemukan anak ikan hiu itu, tersangkut pada jaring miliknya. Saya juga belum mengetahui jenis anak ikan hiu tersebut karena ikan itu sudan di makan oleh penangkapnya,”jelasnya.

Baca: 4 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia Akibat Diserang Hiu Putih Besar hingga Pertengahan 2020

Sementara, Kepala Dinas Perikanan Muba Hendra Trys Tomi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat prihal penangkapan ikan hiu.

“Ikan hiu termasuk hiu banteng atau hiu gangga, namun kita tidak pasti karena hanya mendapat foto saja. Soal hewan itu dilindungi atau tidak kita akan mencari tahu literaturnya, jadi baru tahu dilindungi atau tidak,” ungkapnya.

Penemuan ikan hiu di Sungai Musi juga terjadi tahun lalu. Ikan hiu yang menurut warga biasa hidup di laut, namun ditemukan oleh warga Keramasan Jalan Putri Dayang Rindu di Sungia Musi.

Seekor anak hiu berbobot 2,5 kilogram ini terjebak pada jaring yang digunakan Samsul saat menangkap ikan.

Tentu saja, penemuan ini langsung menghebohkan warga yang menyaksikannya. Video tertangkapnya ikan hiu itu pun tersebar di media sosial.

Baca: Krisis di Tengah Pandemi Corona, Kebun Binatang Bandung Dapat Bantuan dari Warga Sekitar

Mulanya Samsul (40) yang merupakan nelayan sekaligus orang yang pertama kali menemukan anak ikan Hiu melakukan aktivatasnya menjaring ikan di malam hari pukul 21.00 pada Kamis (5/9/2019) lalu.

Hal itu terungkap ketika Nawawi sang ayah, menceritakan penemuan anak Ikan Hiu tersebut.

"Seperti biasa Samsul (60) bersama rombongannya menjaring ikan malam hari, di Sungai Musi Palembang. Sekitar jam 9 dapat Ikan Hiu seberat dua kilo setengah, kami sebuah heboh melihatnya," terangnya

Lanjutnya, anak Ikan Hiu tidak bertahan lama untuk hidup, dikarenakan ikan tersebut biasa berkembang di air asin.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved