TRIBUNNEWSWIKI.COM - Klub raksasa Inggris, Manchester United meraih hasil lumayan musim lalu.
Menempati posisi ketiga di klasemen akhir Liga Inggris 2019-20 membuat Manchester United berhak masuk langsung terjun ke fase grup Liga Champions 2020-21 mendatang.
Meski begitu, Manchester United tak mampu meraih satu pun gelar di musim lalu.
Kurangnya kedalaman skuad dinilai membuat klub berjuluk Setan Merah itu tak konsisten.
Di saat klub-klub lain sudah bergerak mendapatkan pemain, Manchester United baru memperoleh bidikan pertamanya di musim panas 2020 ini.
Pemain pertama yang dimaksud adalah Donny van de Beek, dari Ajax Amsterdam.
Menurut kabar BBC, gelandang Timnas Belanda itu direkrut dengan biaya sebesar 40 juta pounds atau sekitar 780 milliar rupiah.
Kedatangan Van de Beek pun diharapkan mampu menguatkan lini tengah tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer untuk musim depan.
Baca: Difitnah Merebut Nomor Punggung 10 Lionel Messi di Barcelona, Martin Braithwaite Beri Pembelaan
Baca: Tak Dibela Otoritas Liga Spanyol, Lionel Messi Makin Kisut: Beranikah Seret Barcelona ke Pengadilan?
Ketergantungan terhadap Paul Pogba dan Bruno Fernandes diharapkan bisa berkurang, seiringi kedatangan Van de Beek.
Namun, di manakah posisi bermain Van de Beek dalam skema Manchester United saat ini?
Media Belanda, Algemeen Dagblad, mewartakan Solskjaer akan memberi Van de Beek peran sebagai pemain nomor 10 atau gelandang serang di belakang striker.
Tugas itu musim lalu diemban Bruno Fernandes sejak kedatangannya ke Old Trafford di bursa transfer Januari lalu.
Kalau itu benar, artinya posisi Fernandes yang akan digeser lebih mundur sebagai deep-lying playmaker jika Solskjaer menghendaki mereka bermain bersamaan.
Namun, dalam sudut pandang kedua, kehadiran Van de Beek justru bakal memperkaya opsi Solskjaer di lini tengah.
Van de Beek ialah tipe pemain serbabisa yang piawai melakoni semua peran sebagai midfielder, termasuk gelandang defensif.
Menurut catatan Whoscored, naluri bertahannya dibuktikan oleh statistik rataan 2 tekel per partai di Liga Belanda musim lalu, tertinggi keempat di skuad Ajax.
Baca: Kongkalikong Presiden Barcelona dan Ronald Koeman Berandil Besar Keinginan Lionel Messi Pindah
Baca: Saga Kontrak Messi: Tak Mau Liga Spanyol Makin Sepi Peminat, Otoritas LaLiga Berpihak ke Barcelona
Karena orientasi permainan Ajax yang ofensif, VdB kerap diplot sebagai jangkar yang rajin membantu serangan, selain tugasnya sebagai sabuk pelindung bek.
Kalau skema ofensif ini yang dipilih Solskjaer, VdB bisa dipasangkan dengan Pogba sebagai jangkar kembar dalam pola 4-2-3-1.
Menjadi box-to-box atau peran nomor 8, artinya Van de Beek yang kini berusia 23 tahun itu menjadi pelengkap bagi Paul Pogba dan Bruno Fernandes.
Pogba yang musim lalu menjadi nomor 8, akan kembali difungsikan sebagai deep-lying playmaker atau nomor 6, mengingat Nemanja Matic yang biasa menempati posisi ini juga semakin uzur.
Meski sebenarnya tidak terlalu nyaman menjalani nomor 6, visi bermain dan umpan panjang Paul Pogba tetap bisa menjadi alternatif taktik Solskjaer dan memberikan peran pengubung lini tengah-depan kepada Van de Beek.
Bila menjadi pemain nomor 6, tugas Van de Beek akan lebih defensif untuk mengurangi beban Pogba.
Sementara Fernandes tetap berada di belakang penyerang sebagai pemain nomor 10.
Jika United ingin lebih seimbang, skema 4-4-2 berlian bisa jadi pilihan dengan tetap menurunkan Pogba-Fernandes-Van de Beek.
Dalam formasi ini, Nemanja Matic atau Scott McTominay akan bertugas sebagai jangkar sejati, perebut bola, atau "pekerja kotor" yang melindungi lini belakang.
Trio Pogba-Fernandes-Van de Beek pun bisa fokus menjalankan peran masing-masing.
Fernandes tetap menyokong serangan di belakang dua striker, Van de Beek lebih sebagai pengatur aliran bola, sedangkan Pogba dibiarkan bebas berkreasi.
Saat di Juventus, peran seperti itulah yang bisa mengeluarkan kemampuan terbaik Pogba karena bebannya membantu pertahanan dan penyalur bola sudah dijalankan masing-masing oleh Arturo Vidal dan Andrea Pirlo atau Claudio Marchisio.
Mungkin terdengar naif mendatangkan Van de Beek hanya sebagai pemain cadangan, tetapi kan ada waktunya Solskjaer harus mengistirahatkan Pogba dan Fernandes.
Di sinilah letak keistimewaan Van de Beek karena dia bisa menggantikan peran kedua pemain itu jika waktunya skuad dirotasi.
Daripada memainkan Andreas Pereira atau Jesse Lingard, kualitas VdB rasanya lebih menjanjikan.
Catatan 28 gol dan 24 assist dalam 118 penampilan di Liga Belanda membuktikan Van de Beek sangat bisa diandalkan sebagai pemain nomor 10.
Jadi, akan lumrah jika dalam permainan nanti trio Pogba, Fernandes, Van de Beek bakal sering bertukar peran di lapangan sehingga bikin lawan pusing dan sulit menebak pola serangan mereka.
(Tribunnewswiki.com/Ris)
Sebagian artikel tayang di Bolaspot.com berjudul Prakiraan Formasi Man United dengan Donny van de Beek: Tak Masalah Jadi Nomor 6, 8, atau 10