Baru Menjabat Tiga Bulan, CEO TikTok Kevin Mayer Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Pengunduran diri Kevin Mayer terjadi saat TikTok berada dalam posisi sulit.


zoom-inlihat foto
ceo-tiktok-kevin-mayer.jpg
DREW ANGERER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP
Mantan CEO TikTok, Kevin Mayer. Kevin Mayer secara tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO TikTok pada 26 Agustus 2020. Foto diambil pada 12 Juli 2018 saat dia masih bekerja di The Walt Disney Company.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - CEO TikTok, Kevin Mayer, mengundurkan diri dari jabatannya meski baru menjabat selama tiga bulan.

Pengunduran diri Kevin Mayer juga baru terjadi beberapa hari setelah TikTok menggugat pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas perintah eksekutif yang membuat aplikasi berbagi video pendek itu dilarang di AS.

Dilansir dari Reuters, (27/8/2020), Kevin Mayer akan digantikan oleh General Manager AS, Vanessa Pappas, untuk sementara.

Pengunduran diri Kevin Mayer terjadi saat TikTok berada dalam posisi sulit.

TikTok kini sedang berusaha meyakinkan AS dan India bahwa aplikasi video ini bukan ancaman keamanan.

Pada saat yang sama, TikTok juga sedang berdiskusi dengan calon pembeli setelah adanya perintah AS yang kedua untuk menjual aplikasi tersebut.

Baca: Diduga Melanggar Hak Cipta, TikTok Digugat Jutaan Dolar oleh Perusahaan Teknologi Vietnam VNG

ILUSTRASI TikTok
ILUSTRASI TikTok (pixabay.com)

Mayer adalah eksekutif streaming Walt Disney CO's (DIS.N) sebelum menjadi CEO TikTok dan kepala operasional perusahaan induk ByteDance pada 1 Juni lalu.

"Dalam beberapa pekan terakhir, karena lingkungan politik telah berubah drastis, saya sudah melakukan perenungan besar tentang apa yang dibutuhkan dalam perubahan struktural perusahaan, dan apa artinya bagi peran besar yang saya emban," kata Mayer dalam suratnya kepada para karyawan.

"Dengan situasi ini, dan karena kita berharap segera mencapai penyelesaian, dengan berat hati saya ingin memberi tahu kepada kalian bahwa saya memutuskan meninggalkan perusahaan ini."

Pendiri dan CEO ByteDance dalam surat terpisah mengatakan perusahaan itu "sedang bergerak cepat untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapai di seluruh dunia, khususnya di AS dan India."

Baca: Tak Terima Diusir Donald Trump dari AS, ByteDance Gugat Pelarangan TikTok di Negeri Paman Sam











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved