Tak Ada Jaminan Kualitas dan Ketulusan Membela Indonesia, Naturalisasi Pemain Brasil Dipertanyakan

Oleh pegiat sepak bola Indonesia, Jaino Matos, wacana naturalisasi pemain asal Brasil disebut sia-sia.


zoom-inlihat foto
naturrrrshcen.jpg
Dokumen Arema FC
Dua pemain asing dari Brasil Hugo Gilherme Correa Grillo dan Pedro Henrique Bartoli Jardim mengikuti latihan bersama Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (18/08/2020) sore.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Indonesia sedang bersiap dua turnamen ke depan, Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-10 2021.

Timnas Indonesia U-19 kini menyiapkan tim terbaik yang ada dan bahkan dengan banyak cara, termasuk "cara-cara luar biasa".

Tidak hanya memakai jasa pemain lokal, PSSI juga  berencana memasukkan pemain keturunan Indonesia yang berlaga di luar negeri untuk memperkuat Garuda Muda.

Bahkan, PSSI juga mewacanakan akan menaturalisasi pemain muda asal Brasil.

Kehadiran pemain keturunan sebenarnya wajar untuk lingkup tim nasional, toh mereka masih memiliki ikatan darah dengan Indonesia.

Namun, akan berbeda dengan wacana naturalisasi pemain dari Brasil untuk Timnas Indonesia U-19.

Timnas Indonesia pun sebanarnya sangat akrab dengan keberadaan pemain naturalisasi.

Sejak bomber legendaris asal Uruguay, Cristian Gonzales, dinaturalisasi pada 2010 lalu, tim Garuda sering menggunakan jasa pemain naturalisasi.

Baca: Sempat Jalani 5 Bulan Status Tahanan Paraguay, Legenda Sepak Bola Brasil Ronaldinho Akhirnya Bebas

Baca: Redam Isu Kontroversial Timnas U-19 Naturalisasi Pemain Brasil, Berikut Ini Penjelasan dari PSSI

Sebut saja Greg Nwokolo, Alberto Goncalves, hingga yang paling baru Otavio Dutra.

Namun, naturalisasi mereka memang dilakukan untuk timnas Indonesia senior, bukan level U-19.

Mendengar wacana naturalisasi ini, pegiat sepak bola usia muda, Jaino Matos, menilai deretan pemain naturalisasi itu berbeda dengan lima pemain Brasil yang disinyalir akan dinaturalisasi oleh PSSI.

Dua pemain asing dari Brasil Hugo Gilherme Correa Grillo dan Pedro Henrique Bartoli Jardim mengikuti latihan bersama Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (18/08/2020) sore.
Dua pemain asing dari Brasil Hugo Gilherme Correa Grillo dan Pedro Henrique Bartoli Jardim mengikuti latihan bersama Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (18/08/2020) sore. (Dokumen resmi Arema FC)

Seperti diketahui, Indonesia baru saja kedatangan lima pemain asal Brasil yang bergabung ke klub-klub Liga 1 2020.

Diduga, mereka didatangkan untuk memperkuat timnas U-19 Indonesia yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2021.

Dalam pandangan Jaino Matos, pemain yang telah menjalani naturalisasi di Indonesia punya ikatan yang sangat kuat dengan Tanah Air.

Hal itu termasuk pula pemain keturunan seperti Jack Brown yang sudah dipanggil Shin Tae-yong ke timnas U-19 Indonesia.

"Pemain naturalisasi itu apa? Jack Brown itu orang Indonesia, bukan naturalisasi. Ibunya orang Indonesia, punya paspor Indonesia. Dia berhak main Indonesia dan berhak membela negara ini," tutur Matos, mengutip dari laman Bolasport.com berjudul Lima Pemain Asal Brasil Dinilai Tak Sebanding dengan Irfan Bachdim dan Beto Goncalves.

"Kemudian, ada pemain seperti Raphael Maitimo, Irfan Bachdim, dan Diego Michiels, mereka ini orang-orang Indonesia dari garis keturunan mereka, baik ayah/ibu atau kakek-nenek. Mereka berhak."

"Lalu, ada pemain seperti Beto Goncalves, mungkin pemain asing terbaik di Indonesia dalam 10 tahun terakhir. Beto memiliki istri dan anak orang Indonesia. Sama dengan Spaso (Ilija Spasojevic) dan Greg (Nwokolo)," ujarnya.

"Jadi naturalisasi itu beda-beda. Beto dkk dinaturalisasi berdasarkan prestasi dan ikatan dengan Indonesia," kata pria asal Brasil itu.

Baca: Muncul Wacana Naturalisasi Pemain Brasil di Timnas U-19, Marinus Wanewar Terang-Terangan Kritik PSSI

Baca: Fakhri Husaini Kritik Wacana Pemain Naturalisasi Brasil di Timnas Indonesia U-19

Pemain muda asing Madura United asal Brasil, Robert Junior Rodrigues Santos.
Pemain muda asing Madura United asal Brasil, Robert Junior Rodrigues Santos. (Dokumen Madura United)

Di sisi lain, pria yang pernah menangani Diklat Persib itu tidak yakin bila para pemain asal Brasil itu bisa tulus membela timnas Indonesia.





Halaman
123
Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Suka Duka Tawa

    Suka Duka Tawa adalah sebuah film drama komedi
  • Film - Caleg by Accident

    Caleg by Accident adalah sebuah film drama Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved