PB IDI Paparkan Data Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19, Total Ada 86 Dokter Meninggal

Terdapat sebanyak 86 dokter meninggal dunia akibat terkonfirmasi Covid-19 dan saat berstatu sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).


zoom-inlihat foto
seorang-pasien-ke-rumah-sakit-sementara-columbus-covid-2-pasien-coronavirus-di-gemelli-di-roma.jpg
ANDREAS SOLARO / AFP
Ilustrasi tenaga medis - Sebanyak 86 dokter di Indonesia meninggal akibat positif Covid-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Saat ini banyak pegawai medis yang positif Covid-19.

Berdasarkan data dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), terdapat 86 dokter meninggal akibat Covid-19 dan meninggal saat berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Data tersebut berdasarkan catatan sepanjang Maret hingga Agustus 2020.

"Ini catatan dokter yang menjadi korban sepanjang pandemi Covid-19 di Indonesia , Maret-Agustus," kata Humas PB IDI, Halik Malik, saat dihubungi, Jumat (21/8/2020).

Menurutnya, saat ini kasus Covid-19 di Indonesia masih belum dapat dikendalikan.

Ia berharap tidak ada lagi korban jiwa atau kerugian lain yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19.

"Jumlah kasus Covid-19 masih tinggi dan terus meningkat menunjukkan bahwa pandemi ini belum terkendali. Semoga tidak bertambah lagi korban jiwa dan kerugian lainnya akibat pandemi yang berkepanjangan dan tak kunjung terkendali," tuturnya.

IDI meminta agar pemerintah terus berupaya memulihkan kesehatan masyarakat.

"Karena itu berbagai strategi penanganan pandemi yang sudah terbukti berhasil agar bisa dijalankan dengan baik di setiap wilayah, baik dalam pengendalian penularan Covid-19 maupun dalam perbaikan sistem kesehatan dan ketahanan nasional," kata Malik.

Baca: Papua Nugini Menolak Kedatangan Pekerja China yang Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Baca: Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

RS Tutup, Tenaga Medis Positif Covid-19

RSUD Kanujoso Djatiwibowo harus menutup rumah sakit setelah 10 tenaga medis positif Covid-19.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur RSUD Kanujoso, Edy Iskandar, Kamis (20/8/2020).

“Dari 10 nakes itu dua orang dokter, sisanya perawat, tenaga administrasi dan staf-staf lain,” seperti dikutip dari Kompas.com.

Diketahui, tujuh tenaga kesehatan tanpa gejala sakit menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sementara, tiga lainnya mendapat perawatan medis di rumah sakit karena gejala berat.

"Dua dokter itu sudah mau selesai (isolasi mandiri). Mereka enggak sakit. Orang tanpa gejala," jelasnya.

Baca: 37 Tenaga Medis di Bengkulu Positif Covid-19, Diduga Terpapar Saat Lepas APD Seusai Bertugas

Baca: Tenaga Medis asal Lombok Positif Corona Ikut Salat Idufitri di Masjid, Sempat Salaman dengan Warga

Para tenaga medis sedang memindahkan seorang pasien ke unit berbeda dari Covid-19 Unit di United Memorial Medical Center di Houston, Texas, (2/7/2020). Meski menjadi pusat kedokteran dengan banyak rumah sakit dan laboratorium penelitian, Houston terancam dibanjiri pasien Covid-19 di Texas yang melonjak. Amerika Serikat pada Kamis (2/7/2020) melaporkan ada lebih dari 55 ribu kasus baru Covid-19.
Para tenaga medis sedang memindahkan seorang pasien ke unit berbeda dari Covid-19 Unit di United Memorial Medical Center di Houston, Texas, (2/7/2020). Meski menjadi pusat kedokteran dengan banyak rumah sakit dan laboratorium penelitian, Houston terancam dibanjiri pasien Covid-19 di Texas yang melonjak. Amerika Serikat pada Kamis (2/7/2020) melaporkan ada lebih dari 55 ribu kasus baru Covid-19. (MARK FELIX / AFP)

Guna memutus penularan, kata Edy, unit-unit kerja dari para nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah disterilkan.

Rekan nakes lain yang kontak erat dengan 10 nakes positif pun sudah diambil swab PCR.

Hasilnya sebagian besar negatif, sehingga tak terjadi penularan masif.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved