Muncul Wacana Naturalisasi Pemain Brasil di Timnas U-19, Marinus Wanewar Terang-Terangan Kritik PSSI

Rombongan pemain muda asal Brasil terlihat ikut berlatih bersama Arema FC dan Persija Jakarta. Disinyalir, mereka disiapkan untuk naturalisasi timnas.


zoom-inlihat foto
marinus-contro-pssi.jpg
Kolase Instagram PSSI dan Marinus Wanewar
Penyerang Persipura Jayapura, Marinus Wanewar terang-terangan mengkritisi wacana naturalisasi untuk skuad Timnas Indonesia U-19.


"Yang saya dengar pemain-pemain dari Brasil ada sekitar 5 atau 6 orang," tutur Nigara.

"Mereka dari klub-klub yang kondang, ada Sao Paulo, Corinthians."

"Anak-anak ini termasuk 200 anak-anak seusianya yang disiapkan Brasil untuk Piala Dunia."

"Tetapi kemudian 200 itu diterima semua tetapi levelnya A dan B."

"Menurut saya, level B-nya saja sudah di atas kita. Kita nggak perlu malu menggunakan itu," katanya.

Dua pemain asing, Henrique Bartoli Jardim dan Hugo Gilherme Correa Grillo hadir pada latihan Arema FC, Selasa (18/8/2020) sore.
Dua pemain asing, Henrique Bartoli Jardim dan Hugo Gilherme Correa Grillo hadir pada latihan Arema FC, Selasa (18/8/2020) sore. (Instagram Arema FC)

Seperti diketahui, Indonesia baru saja kedatangan empat pemain asing asal Brasil yang juga sudah mengikuti latihan di dua klub Liga 1 2020, yakni Arema FC dan Persija Jakarta.

Pada Selasa (18/8/2020), latihan Arema FC diikuti oleh Hugo Guilherme Correa Grillo (18) dan Pedro Herique Bartoli (19).

Sementara latihan perdana Persija Jakarta pada hari yang sama diikuti oleh Thiago Apolina Pereira dan Maike Henrique Irine De Lima yang sama-sama berusia 19 tahun.

Jika kabar dari Nigara benar, maka besar kemungkinan keempat pemain muda asal Brasil itu dipersiapkan untuk menjadi pemain naturalisasi di timnas U-19 Indonesia.

Namun, wacana ini mendapat respon pro kontra dari netizen Indonesia.

Selain ramai dibicarakan oleh netizen, wacana naturalisasi pemain muda dari Brasil juga mendapat tanggapan negatif dari eks pelatih timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini.

Kritik disampaikan Fakhri melalui sebuah postingan di akun Instagram pribadi miliknya.

Menurut Fakhri tidak seharusnya PSSI meragukan kualitas pemain lokal.

"Jika memang PSSI sudah kehilangan rasa percaya dirinya terhadap pemain lokal, serahkan saja status tuan rumah Piala Dunia U-20 kepada negara lain," tulis Fakhri.

Sebagai mantan pelatih timnas, Fakhri memang dikenal sangat mempercayai talenta muda Indonesia.

Dengan hanya mengandalkan para pemain lokal Fakhri mampu membawa timnas U-16 Indonesia juara Piala AFF U-16 tahun 2018 silam.

Selain itu, juru taktik berusia 55 tahun itu berhasil menembus babak perempat final Piala Asia U-16 2018 lalu.

(Tribunnewswiki.com/Ris)





Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved