"Saya mau mencari pemain berdarah Indonesia di luar negeri agar bisa upgrade lagi satu tingkat lagi ke atas," ujar Shin Tae-yong.
Diketahui ada dua pemain berdarah Inggris-Indonesia yang menghuni skuad Timnas Indonesia U-19 yakni Jack Brown dan Elkan Baggott.
Rencananya, masih banyak lagi pemain keturunan Indonesia yang siap didatangkan untuk bermain di Timnas Indonesia U-19 kedepan.
Terkait apa saja posisi-posisi pemain keturunan yang dibutuhkan oleh skuadnya, Shin ternyata menginginkan semua posisi.
"Setiap posisi ada pastinya, striker ada dan gelandang, pemain bertahan (bek)."
"Jadi pemain yang sekarang ini kelihatan mempunyai potensi besar jadi sambil kami melakukan TC di luar negeri akan kami lihat lagi," kata Shin Tae-yong.
Kritik dari Fakhri Husaini
Pemerhati sepak bola sekaligus wartawan olahraga senior, M Nigara, dalam wawancara dengan Tribun Jabar pada 30 Juli lalu menyatakan bahwa masih ada banyak pemain keturunan di luar negeri yang bisa dipanggil.
Nigara menilai keberadaan para pemain itu perlu dimanfaatkan supaya tim Garuda Nusantara bisa berbicara banyak, khususnya di ajang Piala Dunia U-20 2021.
"Sekarang ini ada 6 pemain setengah Indonesia, berusia antara 15-18 tahun bermukim di Eropa," ujarnya dikutip dari channel Youtube Tribun Jabar Video.
"Ada Jim Croque (Vitesse), Lorenzo Raharing (FC Twente), Tristan Gooijer (Ajax), Elkan Baggott (Ipswich), Max Christoffel (Feyenoord), dan Matthew Steenvorden (HNK Gorica)," tambahnya.
Namun di sisi lain, Nigara juga mendengar tentang kabar kedatangan banyak pemain muda asal Brasil yang disebut siap membela timnas U-19 Indonesia.
Para pemain muda asal Brasil ini sejatinya adalah pemain yang disiapkan oleh tim Samba untuk mengikuti turnamen Piala Dunia U-20 2021.
Hanya saja, mereka yang tak lolos seleksi akan diperkenankan untuk direkrut oleh negara-negara lain jika berkenan, termasuk Indonesia.
Baca: Bayern Muenchen ke Final Liga Champions, Robert Lewandowski Dekati Rekor Gol Ronaldo dan Messi
Baca: Tiga Pemain Timnas Indonesia Dikabarkan Positif Covid-19, Begini Sikap Menpora
"Lalu ada juga beberapa pemain naturalisasi yang siap masuk ke Indonesia."
"Yang saya dengar pemain-pemain dari Brasil ada sekitar 5 atau 6 orang," tutur Nigara.
"Mereka dari klub-klub yang kondang, ada Sao Paulo, Corinthians."
"Anak-anak ini termasuk 200 anak-anak seusianya yang disiapkan Brasil untuk Piala Dunia."
"Tetapi kemudian 200 itu diterima semua tetapi levelnya A dan B."
"Menurut saya, level B-nya saja sudah di atas kita. Kita nggak perlu malu menggunakan itu," katanya.