Penerima Bantuan Harus Kembalikan Uang BLT Rp 600 Ribu Jika Ada Data yang Tidak Sesuai

"Apabila terjadi pemberian bantuan tidak sesuai kriteria, penerima bantuan wajib untuk mengembalikannya melalui rekening kas negara," terang Utoh.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-blt.jpg
Tribunnews.com
Ilustrasi BLT - Penerima BLT Rp 600 ribu harus kembalikan uang jika data tidak sesuai.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah akan segera menyalurkan bantuan langsung tunai Rp 600.000.

Bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah direncanakan akan disalurkan mulai 25 Agustus 2020.

Hingga saat ini, pemerintah telah mengantongi 12 juta rekening calon penerima bantuan subsidi gaji.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaaan Ida Fauziyah.

"Sekarang alhamdulillah, teman-teman pekerja kita yang menjadi peserta BPJS (Ketenagakerjaan) datanya sudah 12 juta nomor rekening sudah masuk," kata Ida.

"Kita minta teman-teman BPJS untuk memvalidasi datanya dan kami di Kementerian Ketenagakerjaan menerima datanya dari BPJS Ketenagakerjaan. Jadi yang melakukan validasi adalah teman-teman dari BPJS Ketenagakerjaan," tambah Ida.

Seperti diketahui, karyawan swasta dan pegawai pemerintah non PNS akan mendapatkan subsidi BLT Rp 2,4 juta selama 4 bulan.

Bantuan tersebut akan diberikan setiap dua bulan sekali.

Adapun syaratnya ialah pekerja terdaftar dalam peserta BPJS Ketenagakerjaan dan bergaji di bawah Rp 5 juta.

Pemerintah akan mengenakan sanksi kepada pemberi kerja apabila memberikan data yang tidak sesuai.

Baca: 5 Hari Lagi BLT Karyawan Rp 600.000 Siap Masuk Rekening, Simak 3 Cara Cek Nama di BPJS TK

Baca: Jika Data Penerima BLT Rp 600 Ribu Tak Sesuai, Pemerintah Berikan Sanksi Ini pada Pemberi Kerja





Halaman
12
Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved