TC timnas U-19 di Jakarta sambil menunggu rencana untuk pemusatan latihan di luar negeri.
Fakhri Husaini kritik wacana banjir pemain naturalisasi
Sepak bola Indonesia kini tengah bersiap kembali bergulir.
Pandemi Covid-19 memang sempat menghambat jalannya kompetisi nasional dan agenda timnas Indonesia.
Meski begitu, Indonesia mau tak mau sudah harus bersiap untuk menyiapkan timnya, terutama untuk timnas Garuda Muda.
Dua ajang besar. Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021 menjadi dua turnamen terdekat yang harus dihadapi oleh timnas U-19 Indonesia.
Pelatih timnas U-19 Indonesia yang juga sekaligus pelatih timnas senior, Shin Tae-yong juga tak main-main dengan mempersiapkan Egy Maulana Vikri dkk untuk dua ajang tersebut.
Persiapan serius itu ditunjukkan oleh Shin Tae-yong dengan menggelar pemusatan latihan yang ketat.
Pelatih asal Korea Selatan itu juga berniat untuk membawa tim Garuda Muda untuk mengikuti pemusatan latihan di luar negeri.
"Para pemain akan kembali latihan pada 20 Agustus 2020 hingga berangkat TC ke luar negeri baik itu Eropa atau Korea Selatan," kata Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi PSSI.
Skuad asuhan Shin Tae-yong pun kedatangan dua pemain keturunan Inggris-Indonesia, Elkan Baggott dan Jack Brown, untuk menambah kekuatan di timnas U-19 Indonesia.
Baca: Penjelasan Shin Tae-yong yang Langsung Coret 11 Pemain Timnas Indonesia U-19 Saat TC
Baca: Jalani Swab Test & Isolasi Diri, Shin Tae-yong Sebut Fisik dan Stamina Timnas Indonesia Jadi Drop
Namun, sepertinya PSSI merasa kurang jika hanya memakai tenaga pemain lokal dengan munculnya isu naturalisasi banyak pemain muda untuk timnas Indonesia U-19.
Terkait pemain naturalisasi, muncul rumor anyar yang mengatakan bahwa PSSI akan memanggil lagi sejumlah banyak pemain muda potensial untuk bermain bagi Indonesia.
Senada dengan isu ini, pemerhati sepak bola sekaligus wartawan olahraga senior, M Nigara, dalam wawancara dengan Tribun Jabar pada 30 Juli lalu menyatakan bahwa masih ada banyak pemain keturunan di luar negeri yang bisa dipanggil.
Nigara menilai keberadaan para pemain itu perlu dimanfaatkan supaya tim Garuda Nusantara bisa berbicara banyak, khususnya di ajang Piala Dunia U-20 2021.
"Sekarang ini ada 6 pemain setengah Indonesia, berusia antara 15-18 tahun bermukim di Eropa," ujarnya dikutip dari channel Youtube Tribun Jabar Video.
"Ada Jim Croque (Vitesse), Lorenzo Raharing (FC Twente), Tristan Gooijer (Ajax), Elkan Baggott (Ipswich), Max Christoffel (Feyenoord), dan Matthew Steenvorden (HNK Gorica)," tambahnya.
Namun di sisi lain, Nigara juga mendengar tentang kabar kedatangan banyak pemain muda asal Brasil yang disebut siap membela timnas U-19 Indonesia.
Para pemain muda asal Brasil ini sejatinya adalah pemain yang disiapkan oleh tim Samba untuk mengikuti turnamen Piala Dunia U-20 2021.
Hanya saja, mereka yang tak lolos seleksi akan diperkenankan untuk direkrut oleh negara-negara lain jika berkenan, termasuk Indonesia.
Baca: Bayern Muenchen ke Final Liga Champions, Robert Lewandowski Dekati Rekor Gol Ronaldo dan Messi
Baca: Tiga Pemain Timnas Indonesia Dikabarkan Positif Covid-19, Begini Sikap Menpora