Babak Baru Ketegangan China-India: Kedua Negara Sama-sama Mengirim Jet Tempurnya ke Perbatasan

India mengerahkan jet tempur Dassault Rafale, sedangkan China mengirim jet tempur J-20 ke pangkalan udara yang berada dekat dengan wilayah sengketa


zoom-inlihat foto
jet-tempur-mig-29-milik-angkatan-udara-india-iaf.jpg
AFP / SAM PANTHAKY
Jet tempur MiG-29 milik Angkatan Udara India (IAF) yang belum lama ini diperbarui dengan penambahan instrumen terbaru.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - China dan India dilaporkan telah mengirim jet tempur paling canggih mereka ke pangkalan udara masing-masing yang berada di dekat wilayah perbatasan yang disengketakan di Himalaya.

Menurut laporan Forbes pada Senin (17/8/2020) yang mengutip citra satelit komersial, dua jet tempur J-20 China telah muncul di pangkalan udara Hotan di wilayah Xinjiang barat jauh.

Pangkalan udara tersebut adalah yang terdekat di China, berada sekitar 320 km (200 mil) dari wilayah Aksai Chin yang disengketakan.

Tensi hubungan China dan India dalam persengketaan perbatasan terus meningkat di daerah itu sejak Juni 2020, ketika pasukan China dan India terlibat bentrokan perbatasan terburuk dalam beberapa dekade di dekat Lembah Galwan antara Aksai Chin dan Ladakh.

Di sisi lain, India juga telah mengerahkan lima jet tempur Dassault Rafale baru ke Ladakh, berdasarkan laporan Hindustan Times pekan lalu.

Baca: AS Kerahkan Pesawat Pembom Berkekuatan Nuklir ke Samudra Hindia, Pengamat: Memperburuk Masalah

Dikatakan, jet tempur Rafale telah berlatih terbang malam di daerah pegunungan Himachal Pradesh.

Sementara itu, para pengamat militer menyebut China lebih unggul dalam bidang militer dibanding India.

Jet tempur Mirage 2000-5 (C) dan empat jet tempur Rafale B terbang di atas Paris sebagai bagian dari parade militer Hari Bastille tahunan pada 14 Juli 2020. Prancis memiliki versi tradisional yang dikurangi Parade Hari Bastille tahun ini karena langkah-langkah keamanan atas pandemi COVID-19 (novel coronavirus), dan dengan perayaan hari nasional negara itu termasuk penghormatan kepada pekerja kesehatan dan yang lain yang memerangi wabah tersebut.
Jet tempur Mirage 2000-5 (C) dan empat jet tempur Rafale B terbang di atas Paris sebagai bagian dari parade militer Hari Bastille tahunan pada 14 Juli 2020. Prancis memiliki versi tradisional yang dikurangi Parade Hari Bastille tahun ini karena langkah-langkah keamanan atas pandemi COVID-19 (novel coronavirus), dan dengan perayaan hari nasional negara itu termasuk penghormatan kepada pekerja kesehatan dan yang lain yang memerangi wabah tersebut. (Zakaria ABDELKAFI / AFP)

Mereka menyebut pesawat J-20 China dapat memperoleh supremasi udara karena dapat menghindari deteksi radar dan mencapai kecepatan supersonik.

Sedangkan Rafale dengan satu dan dua tempat duduk, yang baru tiba di India pada 29 Juli lalu, memiliki array yang dapat diamati rendah dan aktif secara elektronik (AESA) seperti J-20, yang berarti mereka dapat melacak banyak target dalam cuaca apa pun.

Rafale multiperan juga secara signifikan lebih kecil dan lebih ringan daripada J-20.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved