Selain itu karena Auckland, Selandia Baru, dalam status siaga level 3, banyak warga Selandia Baru memilih menetap di rumah dan menunda segala perjalanan.
Meskipun Bagrie sebenarnya tidak mengharapkan penerbangannya penuh dengan penumpang, ia mengatakan penerbangan dengan dua orang di dalam pesawat besar cukup menakutkan.
"Penerbangan cukup menakutkan, rasanya seperti 'wow' ini adalah jarak sosial terjauh.
Saya berada pada barisan depan pesawat, sedangkan penumpang satu lagi berada pada barisan belakang pesawat," ceritanya.
Meski tidak ada penumpang lain dan dirinya sebenarnya takut, namun ia tetap memuji staf Air New Zealand.
Ia mengatakan staf Air New Zealand dalam perjalanan, sangat memperlihatkan profesionalitas yang tinggi.
“Yang penting dari ini, staf di Air New Zealand dan Bandara Auckland sangat profesional. Ini masa sulit tapi mereka tetap tersenyum ramah pada saya.
"Kami mendapatkan pelayanan penuh pada perjalanan itu, profesionalisme mereka tinggi, mau ada 100 penumpang maupun 2 orang, pelayanan mereka tetap sama, saya salut pada mereka," ungkap Bagrie.
Bagrie membagikan momen dirinya melakukan penerbangan pada Twitternya @cameronbagrie.
Pada tweetnya, terlihat Bagrie mengenakan masker, namun berada di bawah hidung.
Ia menjelaskan ia sengaja menurunkan agar bisa jelas ketika di foto.
Setelah selesai berfoto, ia kembali membenarkan letak masker pada hidungnya.
Baca: Putra Amien Rais dan Wakil Ketua KPK Ribut di Kabin Pesawat, Dirut Garuda Indonesia Beri Penjelasan
(Serambinews.com/Syamsul Azman)(Tribunnewswiki/Al)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Pria Ini Terkejut dan Takut Saat Naik Pesawat, Karena Begini Kondisi Dalam Pesawat