Suami di Aceh Tega Gantung Istri Muda di Bak Truk karena Minta Pisah Ranjang dan Terlilit Utang

Seorang suami di Aceh tega bunuh istri kemudian gantung di bak truk miliknya karena masalah utang dan minta pisah ranjang.


zoom-inlihat foto
gantung-diri3.jpg
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Suami Tega Gantung Istri Muda di Bak Truk karena Minta Pisah Ranjang dan Terlilit Utang


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pria di Aceh ditangkap polisi karena menjadi tersangka pembunuhan terhadap istrinya.

Awalnya, sang istri ditemukan tewas tergantung di bak truk milik suaminya yang terparkir di depan rumah pada Selasa (11/8/2020) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

Diketahui bahwa wanita yang tewas tersebut bernama Arini (35), istri muda dari M (40).

Setelah dilakukan penyelidikan selama kurang dari 24 jam, Satreskrim Polres Bener Meriah berhasil mengungkap penyebab dan motif tewasnya Arini .

Warga Dusun Karang Anyar, Kampung Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Bener Meriah tersebut tewas dibunuh oleh suami sirinya, M.

Dikutip dari Serambinews.com pada Jumat (14/8/2020), Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Rifki Muslim SH menjelaskan kepada wartawan, Kamis (13/8/2020) bahwa pembunuhan itu terjadi karena korban meminta pelaku mengembalikan uangnya Rp 37 juta dan dua hanphone (Hp) yang dipinjam oleh M.

Baca: Berniat Bunuh Diri dengan Memanjat Tower 75 Meter, Pria Sukabumi Mau Turun setelah Diimingi Kopi

Karena masalah tersebut akhirnya Arini meminta pisah ranjang dari suaminya.

Sebelum meninggal, menurut Kasat Reskrim, korban sempat berkelahi dengan suaminya karena berebut kunci truk milik M.

“Kunci truk tersebut selama ini dipegang oleh korban dan ia tidak memberikan kepada suaminya jika pelaku tak membayar utangnya. Saat M meminta kunci truk, terjadinya perkelahian antara korban dan pelaku,” ungkapnya dikutip dari Serambinews.com.

Saat perkelahian itu terjadi, sambung Iptu Rifki, salah seorang saudara M menelepon keluarga mereka.

Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi Pembunuhan (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)

Lalu, datanglah istri tua M berinisial MN (44) dan anaknya DP (20) untuk menjemput pelaku.

Setelah itu, mereka bertiga pergi dari rumah tersebut.

Tak terima dengan perlakuan tersebut karena menilai persoalannya belum selesai, sebut Kasat Reskrim, korban langsung mengejar pelaku.

Lalu, M dan Arini kembali lagi ke rumah itu.

Sementara MN dan DP menunggu di pinggir jalan yang jaraknya sekitar 20 meter dari rumah M.

Saat hendak menyelesaikan masalah utang itulah, M menghabisi korban.

Saat ditanya pihaknya apakah ia membunuh korban, kata Rifky, pelaku tidak mau mengaku.

“Pelaku hanya mengakui bahwa ia memukul istri keduanya tersebut. Padahal, DP (anak M) mengaku melihat ayahnya mencekik korban.

Bahkan, menurut keterangan saksi, tersangka lah yang menggantung korban di bak truk tersebut hingga seolah-olah istrinya bunuh diri,” ujar Iptu Rifky.

Baca: Motif Suami Bunuh Istri di Jombang, Kaget Lihat Rumah Tak Sesuai Harapan Padahal Ditransfer Rp 2 M

Berdasarkan hasil visum, tambah Kasat Reskrim, banyak ditemukan luka di mulut, tangan, dan kaki korban, serta kehabisan oksigen.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved