TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang ayah di Lampung berinsial KW (20) tega pukuli bayinya yang baru lahir hingga tewas.
Bayi berusia 40 hari tersebut tewas ditangan ayahnya sendiri pada Minggu (9/8/2020).
KW, warga Way Kanan, Lampung, membunuh anaknya sendiri lantaran terpicu oleh teguran istri.
Saat itu ES, istri dari KW, menegur sang suami untuk berhenti merokok di dekat anak mereka.
Masih dalam keadaan emosi, pelaku pun akhirnya membunuh anak kandungnya yang berusia 40 hari tersebut saat sang istri menolak untuk berhubungan badan.
Pasalnya, saat itu ES masih nifas.
Kronologi
Diketahui, kejadian pembunuhan bayi di Lampung karena ayah kandung mencium anaknya sambil merokok.
Sang istri yang melihat pun langsung menegur suaminya untuk tidak merokok di dekat anaknya.
Baca: Ingin Sang Anak Diadopsi Keluarganya, Wanita Muda Ini Pura-pura Kaget Temukan Bayi di dekat Rumah
Baca: Bayi 13 Bulan Asal Madura Terkena Peluru Nyasar Saat Disuapi dan Digendong di Luar Rumah
Setelah itu ES langsung ke dapur untuk membersihkan ikan.
Ia kemudian mendengar tangis sang bayi.
Saat dihampiri, ia melihat KW mencekik bayi berumur 40 hari itu.
Cekcok kembali berlanjut saat ES menolak permintaan KW yang mengajaknya berhubungan badan.
ES menolak karena ia masih masa nifas.
Sang suami yang emosi langsung marah dan berusaha memukul bayinya yang masih di gendongan ibunya.
ES berusaha melindungi sang bayi dengan membelakangi sang suami yang mengamuk.
KW yang naik pitam tetap berusaha memukul hingga mengenai kepala belakang sang bayi.
ES kemudian melarikan diri sambil beteriak minta tolong. Namun KW berhasil menarik kaki sang bayi sambil terus memukulinya.
Perempuan 20 tahun tersebut kemudian meletakkan bayinya di lantai dengan harapan bisa menarik tangan suami dan menjauhkannya dari anak yang baru dilahirkannya.
Namun sayang. Sang bayi berhenti menangis dan napasnya mulai tersengal.
Baca: Tak Kuat Menahan Sakit, Seorang Ibu di Bali Melahirkan Bayi di Dalam Mobil Patroli Polisi
Baca: Bayi Baru Lahir Ditinggal Sang Ibu Meringkuk di Toilet Restoran, Ari-ari Masih Tersambung di Tubuh