Berikut Kutipan Bijak dari Tokoh Penting & Pahlawan Nasional, Peringati HUT ke-75 Kemerdekaan RI

Berikut kumpulan kutipan bijak dari para tokoh penting hingga pahlawan nasional, cocok dijadikan status media sosial.


zoom-inlihat foto
daftar-pahlawan-nasional.jpg
(wikiwand.com)
Daftar pahlawan nasional dalam tabel gambar


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut kumpulan kata bijak untuk memperingati hari kemerdekaan ke-75 RI yang dikutip dari beberapa tokoh penting dan juga pahlawan nasional.

Kumpulan kata bijak ini bisa kamu kirimkan untuk teman dan keluarga melalui aplikasi whatsApp, Facebook, Twitter, dan Instagram.

Kamu juga bisa menggunakannya sebagai status media sosial.

Setiap tanggal 17 Agustus, masyarakat Indonesia selalu merayakan kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Nasional Garuda Pancasila Ciptaan Sudharnoto

Meski sedang pandemi covid-19, perayaan tetap harus dilakukan meski hanya dengan bertukar ucapan lewat online.

Berikut kumpulan kutipan bijak dari para tokoh penting hingga pahlawan nasional.

Teks proklamasi kemerdekaan Indonesia ketikan Sayuti Melik.(Kemdikbud)
Teks proklamasi kemerdekaan Indonesia ketikan Sayuti Melik.(Kemdikbud) (Kompas.com)

Kata-kata Tokoh Terkenal

1. Mohammad Hatta

“Aku rela di penjara asalkan bersama buku, karena dengan buku aku bebas.”

“Hanya ada satu negara yang pantas menjadi negaraku. Ia tumbuh dengan perbuatan dan perbuatan itu adalah perbuatanku.”

“Filosofi meluaskan pandangan serta mempertajam pikiran.”

“Siapa yang hidup dalam dunia pikiran, dapat melepaskan dirinya daripada gangguan hidup sehari-hari”

"Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar. Kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman. Namun tidak jujur itu sulit diperbaiki."

"Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita.”

Baca: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Nasional Gugur Bunga - Ismail Marzuki, Betapa Hatiku Takkan Pilu

2. Moh Yamin

“ Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri “.

3. Sutan Syahrir

"Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan."

4. KH Agus Salim

"Memimpin adalah menderita"





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved