Meski kemungkinan asteroid Apophis menyerang Bumi tidak tinggi, Hawking menyebut ada ribuan asteroid besar lainnya di luar angkasa.
65 juta tahun yang lalu, serangan asteroid memusnahkan dinosaurus di Bumi. Oleh karena itu, tidak ada jaminan akan adanya serangan lain.
2. Kecerdasan Artifisial
Pada 2017, Profesor Hawking memberi tahu majalah Wired bahwa kecerdasan buatan berkembang pesat.
Dia takut ini akan menciptakan bentuk kehidupan di luar manusia, menyebabkan kehancuran besar bagi umat manusia.
Baca: Jokowi Hapus dan Ganti Pejabat Eselon III dan IV dengan Artificial Intelligence 2020 Nanti, Mengapa?
Ini tidak melebihi ekspektasi banyak orang, karena kecerdasan buatan telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Banyak robot dengan kecerdasan dan tindakan seperti manusia dilahirkan, biasanya robot Sophia, didesain dengan bentuk, cara bicara, dan kecerdasan layaknya manusia.
3. Eksplorasi Ruang Angkasa dan Kontak Alien
Stephen Hawking mengatakan bahwa untuk memastikan kehidupan manusia, kita perlu menjelajahi dan menyerang planet dan tata surya lain.
"Saya sangat yakin kita harus meninggalkan bumi. Kita perlu menemukan kehidupan di planet lain dalam 100 tahun ke depan," kata Hawking pada festival sains dan seni di Norwegia pada 2017.
Meski tidak banyak data tentang alien, namun Mr. Hawking mengatakan bahwa risiko perang antara penduduk bumi dan alien sangat mungkin terjadi.
Pada tahun 2010, dia berkata di Discovery Channel: "Tetangga alien mungkin tidak ramah seperti yang kita bayangkan ketika mereka lebih pintar dan lebih tangguh daripada manusia, yang mengarah pada kemungkinan penaklukan atau invasi Bumi. Budaya alien adalah nomaden, nomaden, bukan tetap di satu tempat. Oleh karena itu, mereka mencoba menemukan cara untuk menaklukkan dan menaklukkan planet apapun yang mereka temukan. ".
4. Wabah dan Perang
Stephen Hawking mengatakan bahwa di masa depan, orang akan menghadapi banyak wabah yang mengerikan, dengan frekuensi yang semakin sering dan semakin serius.
Inilah konsekuensi dari perbuatan yang disebabkan oleh manusia itu sendiri.
"Tindakan Tuan Donald Trump (menarik diri dari Perjanjian Paris - perjanjian melawan perubahan iklim) bisa mendorong bumi melewati batas, seperti Venus, dengan suhu 250 derajat Celcius dan hujan asam sulfat," katanya.
Hawking berbicara pada 2016.
“Populasi tumbuh terlalu cepat dan konsumsi energi yang berlebihan akan mengubah bumi menjadi bola api pada 2600,” surat kabar Metro mengutip Hawking pada 2017.
Profesor Hawking juga menyebutkan bahaya perang nuklir ketika invasi besar akan menghancurkan peradaban manusia. Pada saat yang sama, pengembangan senjata militer yang berbahaya akan menghancurkan seluruh dunia.
Tidak ada yang berani memastikan bahwa ramalan fisik genius Stephen Hawking akan sepenuhnya menjadi kenyataan.
Namun, dengan situasi dunia yang rumit dengan banyaknya bencana alam dan epidemi yang mengerikan, banyak orang mulai mengkhawatirkan nasib bersama dunia di masa depan.(*)