TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pempimpin Tertinggi Korea Utara tampak menyetir sebuah SUV mewah ketika kunjungan di daerah terdampak banjir.
Dilaporkan KCNA Jumat (7/8/2020), kunjungan itu dilakukan di Taechong-ri di Unpha County, Provinsi Hwanghae Utara.
Stasiun Penyiaran Televisi Pusat Korea merilis klip video yang menunjukkan Kim Jong Un keluar dari kursi pengemudi SUV yang diperkirakan Lexus.
Padahal Korea Utara punya larangan impor barang mewah, termasuk mobil.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa larangan tak berlaku bagi penguasa.
Diberitakan Tribun-Medan.com, Kim Jong Un tampak melambaikan tangan ke arah warga sambil membuka pintu depan mobilnya.
Pengamat menilai kakak Kim Yo Jong itu tengah mencitrakan diri sebagai pemimpin yang sederhana.
Baca: Kim Jong Un Nyatakan Tak Akan Ada Perang, Sebut Senjata Nuklir Jamin Keselamatan Korut
Namun berapa harga mobil Lexus itu?
Berdasarkan penulusuran GridOto, mobil Kim Jong Un diyakini sebagai Lexus LX 570.
Pantauan TribunnewsWiki.com, mobil itu dibanderol sekitar Rp 3,36 miliar.
Berita Terbaru tentang Kim Jong Un: Beri Hukuman Berat jika Ketahuan Nonton Drakor
Baca: Rayakan Gencatan Senjata Perang Korea ke-67, Kim Jong Un Bagikan Pistol untuk Para Perwira Militer
Dilansir Kompas.com, pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un dikabarkan telah memberi hukuman berat, karena rakyatnya berbicara seperti orang-orang Korea Selatan.
Fenomena masuknya budaya Korsel ke Korut itu diungkap oleh sebuah laporan yang dilansir oleh New York Post pada Sabtu (25/7/2020).
Konon, warga Korut dihukum karena meniru kata-kata dan ungkapan populer di "Negeri Ginseng".
Pemberitaan itu diunggah oleh Express yang mengutip sebuah laporan dari Radio Free Asia.
Video-video yang ditampilkan menunjukkan orang-orang ditangkap dan diinterogasi karena berbicara atau menulis dalam "gaya Korea Selatan".
Salah satu orang dalam kemudian mengatakan kepada Radio Free Asia, "Belasan pria dan wanita dicukur rambutnya dan mereka dibelenggu ketika para penyelidik menginterogasinya."
Baca: Jadi Anggota Penuh Politbiro Korea Utara, Posisi Kim Yo Jong Makin Kuat sebagai Tandem Kim Jong Un
"Menurut suara orang di video itu, 70 persen penduduk di seluruh negeri (Korut) menonton film dan drama Korea ( drakor)," ucap seorang penduduk di provinsi Hamgyong Utara kepada RFA.
Ia juga menambahkan, video itu telah ditayangkan di semua lembaga Korut pada awal Juli.
Suara di video kemudian melanjutkan, "Budaya nasional kita sedang memudar."