India Menyita 740 Ton Amonium Nitrat, Jenis Bahan Kimia yang Jadi Penyebab Ledakan di Beirut

Amonium nitrat tersebut kini disimpan di lokasi berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Chennai


zoom-inlihat foto
ilustrasi-pupuk-amonium-nitrat.jpg
Wikimedia Commons/Cjp24
Ilustrasi pupuk amonium nitrat. Pihak bea cukai India menyita 740 ton amonium nitrat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Otoritas bea cukai India menyita kontainer yang berisi 740 ton amonium nitrat, bahan kimia yang menyebabkan ledakan mengerikan di Beirut, Lebanon.

Pihak bea cukai di Chennai, sebuah kota pelabuhan di India selatan, mengatakan amonium nitrat tersebut kini disimpan di lokasi berjarak sekitar 20 kilometer dari kota itu.

"Muatan yang disita telah disimpan dengan aman dan keamanan muatan itu dan masyarakat dijamin, mengingat sifat berbahaya muatan itu," kata pihak bea cukai, dikutip dari Reuters.

Mereka mengatakan tidak ada area permukiman dalam jarak 2 kilometer dari stasiun pengangkutan tempat muatan itu disimpan.

Amonium nitrat digunakan untuk membuat pupuk dan bahan peledak, umumnya digunakan oleh industri pertambangan.

Baca: Sebelum Meledak, Ternyata Gudang Stok Amonium Nitrat di Lebanon Sudah Diingatkan Untuk Relokasi

Bahan kimia itu diimpor pada tahun 2015 oleh Amman Chemical, sebuah perusahaan yang bermarkas di negara bagian Tamil Nadu.

Seorang pejabat bea cukai mengatakan amonium nitrat itu disita pada saat kedatangannya karena diduga melanggar aturan impor.

Info terbaru ledakan di Lebanon

Ledakan meratakan sebagian pelabuhan Beirut ini juga ikut merusak tatanan kotanya.

Para petugas berwajib beserta regu penyelamat masih terus melanjutkan pencarian korban.





Halaman
123
Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved