Dunia Turut Berduka Atas Ledakan di Lebanon, Malaysia: Kami Siap Mendukung Apapun yang Kami Bisa

Pemimpin dunia sampaikan simpati atas ledakan di Beirut, Malaysia: kami siap membantu apa yang kami bisa


zoom-inlihat foto
beirut-lebanon-12.jpg
IBRAHIM AMRO / AFP
Seorang lelaki yang terluka menunggu untuk menerima bantuan di luar rumah sakit menyusul ledakan di ibukota Lebanon Beirut pada 4 Agustus 2020. Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang, mengguncang bangunan dan mengirim asap besar mengepul ke langit. . Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon, Selasa (4/5/2020) turut menjadi perhatian dunia.

Menteri Luar Negeri Malaysia, Hishammuddin Hussein menyatakan kesedihan negaranya atas ledakan di Beirut.

Diberitakan Al Jazeera, bahkan dirinya menawarkan bantuan dengan cara apa pun yang mereka bisa.

"Malaysia berdiri bersama dalam kesedihan ketika pikiran dan doa kami menemani orang-orang kuat Lebanon," katanya dalam sebuah postingan di Twitter.

"Kami siap mendukung apa pun yang kami bisa."

Seorang lelaki yang terluka menunggu untuk menerima bantuan di luar rumah sakit menyusul ledakan di ibukota Lebanon Beirut pada 4 Agustus 2020. Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang, mengguncang bangunan dan mengirim asap besar mengepul ke langit. . Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui.
Seorang lelaki yang terluka menunggu untuk menerima bantuan di luar rumah sakit menyusul ledakan di ibukota Lebanon Beirut pada 4 Agustus 2020. Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang, mengguncang bangunan dan mengirim asap besar mengepul ke langit. . Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui. (IBRAHIM AMRO / AFP)

Baca: Beirut

Bantuan tak hanya datang dari Malaysia.

Siprus mengatakan siap menawarkan bantuan medis setelah terjadi ledakan.

Menteri Luar Negeri Siprus Nikos Christodoulides mengatakan kepada stasiun televisi negara CyBC, kedutaan Siprus di Beirut, yang ditutup pada saat ledakan itu, rusak parah.

Saking kuatnya, ledakan itu terdenger di Siprus.

Padahal jarak kedua negara lebih dari 200 km.

Perdana Menteri India, Narendra Modi
Perdana Menteri India, Narendra Modi (Handout / PIB / AFP)

Sementara Perdana Menteri Narendra Modi juga menyampaikan kesedihannya.

Hal itu disampaikan oleh Kantor Perdana Menteri, Rabu (5/8/2020).

"Pikiran dan doa kami bersama keluarga yang hilang dan yang terluka," kantor perdana menteri menambahkan.

Hingga berita ini ditulis, belum jelas apakah ada warga negara India yang terkena dampak ledakan.

Pemerintah Siapkan Dana untuk Keadaan Darurat

SUASANA di Lebanon - Orang-orang yang terluka digambarkan di luar sebuah rumah sakit setelah sebuah ledakan di ibukota Lebanon, Beirut pada 4 Agustus 2020. Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang, mengguncang gedung-gedung dan mengirimkan asap besar mengepul ke langit. Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui.
SUASANA di Lebanon - Orang-orang yang terluka digambarkan di luar sebuah rumah sakit setelah sebuah ledakan di ibukota Lebanon, Beirut pada 4 Agustus 2020. Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang, mengguncang gedung-gedung dan mengirimkan asap besar mengepul ke langit. Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui. (IBRAHIM AMRO / AFP)

Baca: Pemerintah Lebanon Dinilai Jadi Kaki Tangan Hizbullah, Diminta Tak Ikut Campur Urusan Israel

Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon merekomendasikan menyatakan Beirut sebagai kota dengan status darurat selama dua minggu di ibukota dan menyerahkan tanggung jawab keamanan kepada otoritas militer.

Sebuah pernyataan dewan, yang disiarkan langsung di televisi, mengatakan Presiden Michel Aoun telah memutuskan untuk mengeluarkan 100 miliar pound Lebanon ($ 66 juta) dalam alokasi darurat dari anggaran 2020.

Ia juga merekomendasikan, sebelum rapat kabinet pada hari Rabu, bahwa sebuah komite ditugaskan untuk menyelidiki ledakan dan menyajikan temuannya dalam waktu lima hari untuk memberikan hukuman maksimum kepada mereka yang bertanggung jawab.

Baca: Beirut

Sebuah gambar memperlihatkan tempat ledakan di dekat pelabuhan di ibukota Lebanon, Beirut, pada 4 Agustus 2020. Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang, mengguncang gedung-gedung, dan mengirim asap besar mengepul ke langit. Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui.
Sebuah gambar memperlihatkan tempat ledakan di dekat pelabuhan di ibukota Lebanon, Beirut, pada 4 Agustus 2020. Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang, mengguncang gedung-gedung, dan mengirim asap besar mengepul ke langit. Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui. (STR / AFP)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved