20 Tahun Lepas dari Indonesia, Timor Leste Disebut Hanya Bisa Jadi 'Sapi Perah' Australia, Kok Bisa?

Meski sudah merdeka 20 tahun, Timor Leste masih menjadi negara yang dijadikan sumber uang oleh Australia.


zoom-inlihat foto
peta-timor-leste-dan-australia.jpg
sage.unsw.edu.au
Peta Celah Timor.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Timor Leste sudah merdeka dari Indonesia dan menjadi negara sendiri selama 20 tahun.

Kala itu Timor Leste berpisah dari Indonesia saat masih periode Presiden BJ Habibie.

BJ Habibie yang merupakan Presiden RI ke-3 memutuskan melepas Timor Leste setelah dilakukan berbagai pertimbangan.

Meski demikian, sebenarnya Timor Leste tak benar-benar lepas dari 'penjajahan' setelah merdeka.

Timor Leste bahkan masih menjadi negara sumber keuangan bagi Australia.

Saat 20 tahun silam, pasukan penjaga perdamaian internasional pimpinan Australia yang dikenal sebagai INTERFET mendarat di Timor-Leste.

Baca: Situasi Ekonomi Timor Leste 18 Tahun Merdeka: Negara Miskin ke-152, Ketergantungan Impor Indonesia

suasana kota dili 001
Salah satu sudut Kota Dili ,Timor Leste, dengan jalan yang berada di bibir pantai.

Saat itu Timoe Leste baru saja merdeka dari Indonesia.

Australia memang merupakan negara yang memimpin pasukan penjaga perdamaian dari 11.000 orang dari 22 negara.

Dilansir oleh Crikey.com.au, John Howard menyebut intervensi itu sebagai "kemenangan kebijakan luar negeri yang signifikan" dan mengatakan ia tidak akan mengubah apa pun tentang itu, dan tentara Indonesia menarik diri sepenuhnya pada akhir Oktober.

Baca: Kisah WN Aljazair, Visa Habis Nekat Berenang dari Timor Leste ke Australia, Terdampar di NTT

Karena intervensi tersebut bahkan personel pertahanan Australia mendapat pujian.

Meski demikiann sebenarnya INTERFET hanyalah sebagian kecil dari kisah Australia dengan Timor-Leste.

INTERFET Australia ke Timor Leste

Setelah lebih dari 78% orang Timor memilih kemerdekaan dalam referendum pada 30 Agustus 1999, milisi paramiliter pro-Indonesia yang marah menanggapinya dengan kekerasan.

Secara sistematis, mereka meruntuhkan kota, membakar bangunan, dan menyerang serta membunuh orang.

Sekitar 1500 warga Timor diperkirakan tewas dalam kekerasan itu, puluhan ribu meninggalkan rumah mereka ke gunung-gunung, dan pasukan Indonesia memaksa lebih dari 300.000 orang melewati perbatasan darat ke Timor Barat.

Kemarahan internasional tersebut akhirnya memaksa pendirian INTERFET.

Australia - pemain kunci dalam keputusan untuk campur tangan - membalikkan satu dekade kebijakan luar negeri yang ambivalen yang lebih suka melupakan masalah Timor-Leste dan melangkah masuk.

Tidak ada pertanyaan bahwa INTERFET bekerja dengan baik.

Tetapi keputusan Australia untuk pergi ke Timor-Leste tidak hanya berprinsip ingin mengamankan kedaulatan negara tetangganya yang masih baru.

Perebutan Minyak di Timor Leste





Halaman
123
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved