Tak Tertib Isolasi Mandiri, Warga Australia Bisa Berurusan dengan Tentara, Denda Rp 200 Juta Lebih

Negara Bagian Victoria, Australia, libatkan polisi untuk menegakkan aturan protokol kesehatan


zoom-inlihat foto
pandemi-di-australia-2.jpg
William WEST / AFP
Sekelompok polisi dan tentara berpatroli di daerah Docklands Melbourne pada 2 Agustus 2020, setelah pengumuman pembatasan baru untuk mengekang penyebaran virus corona COVID-19. Australia pada 2 Agustus memperkenalkan langkah-langkah baru untuk mengendalikan penyebaran wabah koronavirus di kota terbesar kedua, termasuk jam malam semalam dan larangan pernikahan untuk pertama kalinya selama pandemi.


Negara Bagian Victoria, Australia, libatkan polisi untuk menegakkan aturan protokol kesehatan

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Negara Bagian Victoria di Australia akan mengerahkan militer untuk menegakkan aturan isolasi mandiri terkait pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, Australia juga akan menerapkan denda yang besar bagi pelanggar protokol kesehatan, seperti dikutip TribunnewsWiki.com dari Al Jazeera, Selasa (4/8/2020).

Orang yang tertangkap melanggar peraturan bisa dikenakan denda hingga 20.000 Dolar Australia (lebih dari Rp 209 juta, kurs Rp 10.493,31).

Hukuman berat diterapkan di Victoria lantaran negara itu tengah berjuang untuk memperlambat laju penularan Covid-19.

Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews, mengatakan kepada wartawan bahwa tim militer dan kesehatan secara acak mengunjungi lebih dari 3.000 rumah.

Rumah yang dikunjungi itu ialah mereka yang telah dites positif atau sedang menunggu hasil tes virus corona.

Baca: Pertama Kali di Dunia! Australia Paksa Google dan Facebook Bayar Royalti untuk Setiap Konten Berita

Petugas polisi dan tentara berpatroli di jalur lari yang populer di Melbourne pada 4 Agustus 2020 setelah negara mengumumkan pembatasan baru saat kota itu memerangi wabah baru virus corona COVID-19. Melbourne sekarang menanggung langkah-langkah pengendalian virus paling ketat di negara itu, termasuk jam malam semalam, penutupan paksa bisnis yang tidak penting dan mengenakan topeng wajib karena ratusan kasus baru dicatat setiap hari.
Petugas polisi dan tentara berpatroli di jalur lari yang populer di Melbourne pada 4 Agustus 2020 setelah negara mengumumkan pembatasan baru saat kota itu memerangi wabah baru virus corona COVID-19. Melbourne sekarang menanggung langkah-langkah pengendalian virus paling ketat di negara itu, termasuk jam malam semalam, penutupan paksa bisnis yang tidak penting dan mengenakan topeng wajib karena ratusan kasus baru dicatat setiap hari. (William WEST / AFP)

"Lebih dari 800 rumah itu, orang yang seharusnya mengisolasi tidak dapat ditemukan," kata Andrews di Melbourne, ibukota Victoria.

"Itu benar-benar tidak bisa diterima."

Karenanya, PM mengatakan sekitar 500 personel militer minggu ini akan dikerahkan ke negara bagian untuk meningkatkan penegakan perintah isolasi diri.

Baca: Terobosan Baru, Peneliti Australia Temukan Tes yang Bisa Deteksi Covid-19 dalam 20 Menit

Mereka yang meninggalkan rumah juga akan menghadapi denda hingga 5000 Dolar Ausralia.

Satu-satunya pengecualian adalah untuk perawatan medis yang mendesak.

Seorang wanita berjalan melewati sebuah toko kosong di kawasan pusat bisnis Melbourne pada 3 Agustus 2020 setelah negara bagian mengumumkan pembatasan baru ketika kota itu berjuang melawan wabah baru coronavirus COVID-19. Negara bagian Victoria di Australia memberlakukan pembatasan baru pada tanggal 2 Agustus 2020, termasuk jam malam di Melbourne selama enam minggu ke depan, larangan pernikahan, dan sekolah serta universitas akan kembali online dalam beberapa hari mendatang.
Seorang wanita berjalan melewati sebuah toko kosong di kawasan pusat bisnis Melbourne pada 3 Agustus 2020 setelah negara bagian mengumumkan pembatasan baru ketika kota itu berjuang melawan wabah baru coronavirus COVID-19. Negara bagian Victoria di Australia memberlakukan pembatasan baru pada tanggal 2 Agustus 2020, termasuk jam malam di Melbourne selama enam minggu ke depan, larangan pernikahan, dan sekolah serta universitas akan kembali online dalam beberapa hari mendatang. (William WEST / AFP)

"Tidak ada alasan bagi Anda untuk meninggalkan rumah, dan jika Anda meninggalkan rumah dan tidak ditemukan di sana, Anda akan kesulitan meyakinkan polisi Victoria bahwa Anda memiliki alasan yang sah," katanya











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Covid-19 dan Epidemiolog

    Epidemilog kini mendadak dikenal masyarakat di tengah Covid-19.
  • Adele Jadi Sorotan di SNL,

    Adele masih berhasil membawakan beberapa lagu terbaiknya dalam
  • Vicy Melanie

    Vicy Melanie adalah model asal Indonesia yang juga
  • Samsung Galaxy M51

    Galaxy M51 dibekali dengan baterai berkapasitas 7.000 mAh
  • Trump Iri ke Putin, Jinping,

    Sifat dan karakter buruk Donald Trump diungkap oleh
© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved