TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut adalah tata cara dan bacaan takbir untuk takbiran saat malam Idul Adha hingga hari Tasyrik.
Saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha biasanya dikumandangkan takbir.
Hal tersebut merupakan sunnah yang disyariatkan dalam agama Islam.
Ada ketentuan bagaimana lafal dan tata cara dalam takbiran hari raya.
Seperti yang dijelaskan oleh Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya yang disiarkan di kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Buya Yahya menjelaskan bahwa takbir dalam hari raya ada dua, yakni takbir mursal dan takbir muqayyad.
Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 H Bahasa Jawa, Bahasa Sunda, Bahasa Indonesia
Baca: Deretan Ucapan Idul Adha 2020 dalam Bahasa Inggris, Cocok untuk Update Status di Media Sosial
Takbir mursal adalah takbir yang dikumandangkan tidak mengikat waktu dan tempat.
Takbir yang bisa dilakukan dimanapun serta kapanpun sepanjang waktu tersebut.
Sedangkan takbir muqayyad merupakan takbir yang mengiringi waktu khusus.
Takbir ini dilakuan untuk mengiringi shalat fardhu maupun sunnah.
Saat Idul Fitri, takbir yang dikumandangkan merupakan takbir mursal.
Takbir mursal dimulai dari terbenamnya matahari pada akhir ramadhan hingga khatib selesai khutbah pada salat Ied.
Berbeda dengan hari raya idul adha, yang mana berlaku takbir mursal dan takbir muqayyad.
Pada takbir mursal idul adha, dilakukan setelah matahari terbenam pada tanggal 9 Dzulhijjah hingga khatib selesai khutbah pada salat Id.
Sedangkan untuk takbir muqayyad dikumandangkan mulai dari subuh dari tanggal 9 Dzulhijjah, mulai dilakukannya Puasa Arafah hingga setelah asar pada akhir hari Tasrik atau 13 Dzulhijjah.
Dengan demikian, bisa dikatakan pada saat hari raya Idul Fitri, umat muslim mengkumandangkan takbir mursal.
Sedangkan pada hari raya Idul Adha, umat muslim mengkumandangkan takbir mursal dan takbir muqayyad.
Bagaimana lafaz takbir ied yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah?
Antara takbir mursal dan takbir muqayyad, keduanya tidak ada perbedaan lafadz.
Muhammadiyah dalam situs resminya menjelaskan, lafadz takbir ’Ied yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw adalah: