Sayangnya, PKS masih harus membutuhkan empat kursi lagi di DPRD Kota Solo untuk bisa mengusung calon kepala daerah.
"Kami menangkap sinyal, Pak Purnomo siap fight kalau ada kapal koalisi," ujarnya.
"Kita usahakan, itu juga dalam rangka meyakinkan Pak Purnomo bahwa ini masih mungkin, masih ada celah."
"Kita usahakan celah itu," imbuh dia.
Achmad Purnomo Belum Beri Kepastian
Baca: Positif Corona, Achmad Purnomo Lakukan Isolasi Mandiri dan Dilarang ke Kantor
Menanggapi keinginan PKS untuk mengajaknya maju dalam Pilkada Solo 2020, Achmad Purnomo mengatakan kemungkinan tersebut sudah tertutup.
Pasalnya, PKS masih membutuhkan empat kursi lagi di DPRD Kota Solo.
Selain itu, PAN dan Gerindra tampaknya sudah yakin mendukung Gibran Rakabuming dan Teguh Prakosa.
"Saya bilang sudah tidak mungkin lagi, tertutup kemungkinannya, itu menurut saya."
"Tidak tahu kalau nanti ada berita spektakuler," ujar Purnomo, Selasa, dilansir TribunSolo.
Namun, Purnomo mengungkapkan, apabila PKS benar melamarnya, ia mengatakan masih banyak calon lain jika dirinya tak menyanggupi permintaan tersebut.
Ia mengatakan lebih baik Pilkada Solo 2020 tidak diikuti calon tunggal.
"Nanti PKS meminang saya seandainya tidak bisa, bisa meminang yang lain, masih banyak."
"Pilkada jadinya ramai tidak hanya calon tunggal," bebernya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Niken Aninsi/Rosi)(Tribunjakarta.com,Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pengakuan Anggota Fraksi PKS yang Kenakan Baju Gibran Rakabuming hingga Akhirnya Disanksi Partai dan di Tribunnews.com dengan judul Siap Ajak Achmad Purnomo Lawan Gibran, PKS: Kita Kalahkan Dinasti Politik di Kota Solo