TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah cara dan trik memakai kompor gas awet hingga berbulan-bulan.
Kompor gas adalah alat yang kini dipakai untuk memasak.
Selain di rumah, memasak di rertoran dan warung makan juga sudah menggunakan kompor gas.
Meskipun memasak lebih praktis dengan kompor gas namun biaya yang digunakan juga tidaklah sedikit.
Apalagi jika penggunaanya sering sehingga boros gas dan cepat habis.
Banyak yang tidak memperhatikan perawatan kompor gas sehingga gas pun cepat habis.
Bagaimana cara menggunakan kompor gas yang awet?
Baca: Tagihan Listrik Naik hingga Rp 3 Juta, Dedi Mulyadi: Masak Domba Saya Nonton Drama Korea
Baca: Berikut 7 Hidangan Sedap Pendamping Opor Ayam yang Bisa Disajikan Sebagai Masakan Lebaran
Berikut adalah tips menggunakan kompor gas yang awet, sering digunakan di warung makan:
1. Bersihkan kompor gas secara berkala, maksimal empat bulan sekali
Saluran gas yang kotor mengakibatkan api yang dihasilkan tidak berwarna biru.
Kalau api tidak biru, artinya panas yang dihasilkan tidak maksimal.
Dengan panas yang tidak maksimal tentu saja waktu memasak bertambah lama.
Akhirnya gas pun lebih banyak terpakai.
2. Gunakan selang gas yang baik
Gas bersifat menekan ke segala arah, itu sebabnya dibutuhkan selang yang baik, yang minimal memiliki kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi.
Kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi ini sesuai dengan sifa menekan gas yang memang mencapai 500 psi.
Jika selang yang kita gunakan tidak memiliki kemampuan menahan tekanan sebesar 500 psi, maka selang akan cepat kendor.
Akibatnya gas dapat keluar melalui sela-sela selang dan gas jadi cepat habis.
3. Gunakan regulator standar
Saat ini umumnya regulator yang digunakan adalah regulator otomatis.
Regulator otomatis memang lebih menguntungkan, sebab dapat mendeteksi jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran gas.
Jika bepergian dalam waktu yang lama, sebaiknya regulator dicabut dari tabung gas.
Hal tersebut berguna untuk bisa dipastikan tidak ada gas yang keluar.
4. Gunakan pengait Regulator
Pengait ini ada yang berbahan plat besi dan plastik.
Pengait yang berbahan plat besi lebih kuat, tapi tetap harus diperhatikan ketebalan plat yang digunakan.
Plat yang cukup baik mempunyai ketebalan minimal 3 mm.
Baca: Hanya Karena Tak Bisa Masak, Suami Tega Benturkan Kepala Istri hingga Menyekapnya Selama 3 Tahun
5. Gunakan perangkat masak berbahan stainless steel.
Memang di pasaran banyak panci dan wajan yang berbahan aluminium yang harganya lebih murah, juga yang berbahan enamel yang tampilannya lebih cantik.
Tapi, sebenarnya kedua jenis logam tersebut bukan penghantar panas yang baik.
Penghantar panas terbaik adalah stainless steel.
Dengan menggunakan perangkat masak berbahan stainless steel makanan akan lebih cepat matang.
6. Gunakan perangkat masak yang ukurannya sesuai dengan porsi makanan yang akan dimasak.
Kalau porsi makanan yang akan dimasak kecil, jangan menggunakan panci atau wajan yang besar.
Sebab, panci dan wajan yang besar membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi panas.
Sehingga, penggunaan gas juga jadi lebih banyak.
7. Bahan makanan boros gas
Bahan makanan paling boros menggunakan gas adalah daging, terutama yang bertulang seperti buntut atau iga.
Jadi, jika kita hendak memasak daging, sebaiknya manfaatkan pressure cooker.
Sebagai perbandingan, memasak buntut atau iga sampai empuk tanpa menggunakan pressure cooker biasanya membutuhkan waktu hingga 2 jam.
Sementara dengan menggunakan pressure cooker, 50 menit sudah empuk.
Baca: Tips Menyimpan Daging di Kulkas Sebelum Diolah Jadi Kuliner Khas Idul Adha 2020
Baca: Tips dan Cara Membuat Sate Kambing Empuk dan Lembut dari Daging Kurban Idul Adha
(Sajiansedap.grid/Raka)(tribunnewswiki/Far)
Artikel ini telah tayang di SajianSedap.com dengan judul Gampang Banget Boros, Begini Trik Hemat dari Restoran saat Masak dengan Kompor Gas, Dijamin Awet Berbulan-bulan