Padahal, kerbau tersebut sudah dipersiapkan oleh orang tuanya untuk Hari Raya Idul Adha.
Baca: Viral, Peluk dan Kerumuni Paus Orca, Warga Inobonto Heboh Mengira Lumba-Lumba Terdampar
Kejadian itu, tutur Hani, membuat ayah dan ibunya stres dan syok.
Padahal, kerbau tersebut sudah dipersiapkan oleh orang tuanya untuk Hari Raya Idul Adha.
Kejadian itu, tutur Hani, membuat ayah dan ibunya stres dan syok.
"Ini kejadian pertama kali. Bapak juga stres makannya saya ambil cuti kerja buat menenangkan orangtua juga. Terutama Ibu nangis juga," ujar Hani.
Dari informasi yang beredar, sebanyak 4 kerbau berhasil dibawa lari, sedangkan 5 kerbau lainnya hanya diambil dagingnya saja.
5 kerbau yang ditinggalkan tersebut dalam kondisi badan terkoyak dan tinggal jeroannya saja.
Setelah mengetahui letak kerbaunya yang tergeletak mati di lapangan belakang PT KIEC, orang tua Hani langsung segera mendatangi lokasi.
Baca: Bangkai Paus Biru yang Ditemukan di Pantai NTT Dikubur Hari Ini, Petugas Ungkap Ada Kendala
Mereka syok dan menangis sembari memeluk bangkai kerbau miliknya yang hanya bersisa bangkai.
Akibatnya, Kasino, ayah Hani, mengalami kerugian mencapai Rp 270 juta.
Harga kerbau per ekornya menjelang Hari Raya Idul Adha bisa mencapai Rp 25 juta sampai Rp 30 juta.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul 'Komplotan Pencuri 9 Kerbau di Cilegon Akhirnya Tertangkap, Salah Satunya Ternyata Sekuriti PT KIEC'