Kim Jong Un Nyatakan Tak Akan Ada Perang, Sebut Senjata Nuklir Jamin Keselamatan Korut

Kim dalam pidatonya menegaskan Korut mengembangkan senjata nuklir untuk mencegah konflik bersenjata lain


zoom-inlihat foto
kim-jong-un-konferensi-nasional-veteran-perang.jpg
STR / KCNA VIA KNS / AFP
Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, berpidato pada Konferensi Nasional Veteran Perang yang keenam di Rumah Kebudayaan 25 April di Pyongyang, Korea Utara, Senin (27/7/2020). Kim mengatakan tidak akan ada perang lagi di negara itu karena senjata nuklirnya menjadi kemanan negara itu.


Pistol diberikan pada para perwira dan komandan militer Korea Utara.

Gunung Paektu adalah puncak tertinggi di Semenanjung Korea dan dianggap sebagai tempat kelahiran suci rakyat Korea.

Korea Utara mengklaim bahwa pendiri nasional, Kim Il Sung lah yang memimpin pasukan gerilya anti-Jepang di Gunung Paktu.

Aksi tersebut dianggap telah berhasil dalam memperjuangkan kemerdekaan dari pemerintahan kolonial 1910-1945.

Selain peristiwa bersejarah itu, Gunung Paektu juga merupakan tempat dimana ayahanda Kim Jong Un, Kim Jong Il dilahirkan.

Oleh karena itulah, hingga saat ini keluarga Kim Jong Un memiliki julukan sebagai 'garis keturunan Paektu'.

"Perayaan ini adalah ekspresi dari kepercayaan dan harapan besar Partai terhadap para perwira komandan generasi baru," berikut narasi dari KCNA yang dikutip oleh Yonhap.

"Mereka-lah (perwira) yang akan membawa dan menyelesaikan perjuangan revolusioner Juche dengan memegang senjata revolusi dengan kuat," lanjut KCNA.

Juche merupakan ideologi Korea Utara dimana negara tersebut menjunjung tinggi kemandirian nasional.

Artinya, Korea Utara tidak akan bergantung pada negara lain untuk tetap hidup.

Kata dalam Bahasa Indonesia yang kerap digunakan untuk menggambarkan arti Juche adalah 'berdikari'.

Mendapatkan penghargaan berupa pistol, para perwira kemudian menanggapi dengan membuat janji.

Ikrar tersebut diberitakan KCNA sebagai:

"Janji khidmad, (dengan) memberikan penghormatan pada bendera Partai, dan memegang pistol tersebut tepat didepan jantung mereka dan akan mempertahankannya hingga akhir hayat untuk sang Pemimpin Tertinggi (Kim Jong Un)," kata KCNA.

Para pejabat Korea Utara yang turut menemani Kim Jong Un pada upacara tersebut diantaranya Park Jong Chon, Kepala Staf Umum Tentara Rakyat Korea.

Gencatan senjata Perang Korea ditandatangani pada 27 Juli 1953.

Secara teknis, genjatan senjata tersebut menghentikan perang antara Korea Utara dengan Korea Selatan.

Korea Utara telah menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Kemenangan mereka atas Perang Korea.

 

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi/Tyo/KONTAN/Barratut Taqiyyah Rafie)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul "Kim Jong Un: Berkat senjata nuklir, tidak akan ada lagi perang"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved