Kades di Sulawesi Barat Ditemukan Gantung Diri, Tulis Pesan untuk Anak agar Tak Usah Jadi Politisi

Sebelum ditemukan tewas tergantung, Pelipus rencananya akan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap ketiga di Kantor Desa Buangin.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-gantung-diri-3721.jpg
Pixabay
Ilustrasi gantung diri


Sebelum ditemukan tewas tergantung, Pelipus rencananya akan melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap ketiga di Kantor Desa Buangin.

TRIBUNNEWSWIKI.COM -  Seorang kepala desa di Sulawesi Barat (Sulbar) ditemukan bunuh diri.

Pria tersebut diketahui bernama Pelipus, Kepala Desa Buangin, Kecamatan Rentebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, Sulbar.

Sebelumnya, ia sempat berpamitan meninggalkan rumah untuk membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke warganya.

Namun, setelah itu Pelipus tak kunjung kembali ke rumah.

Pelipus ditemukan meninggal akibat gantung diri di pohon kopi, Senin (27/7/2020) pagi tadi.

Kepala Puskesmas Rentebulahan Timur, Endang Hartini menuturkan, setelah memeriksa tubuh Pelipus, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan selain bekas jeratan tali di lehernya.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, artinya semuanya normal dan murni gantung diri," ujar Endang sore tadi.

Baca: Disimpulkan Bunuh Diri, Polisi Ungkap Yodi Prabowo Sempat Beli Pisau Sebelum Ditemukan Tewas

Baca: KPAI Minta Anies Baswedan Hentikan PPDB DKI, Arist Merdeka Sirait: Anak Stress, Ada Coba Bunuh Diri

Pada umumnya orang yang gantung diri lidahnya menjulur ke luar. Namun Endang mengaku tidak melihat hal itu pada Pelipus.

Meski begitu, Endang memastikan Pelipus tewas akibat gantung diri.

Selaras dengan itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto menerangkan, berdasarkan fakta-fakta yang ia himpun, simpulkan bahwa Pelipus murni gantung diri.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved