TRIBUNNEWSWIKI.COM - Uang kertas lembaran Rp 100 ternyata memiliki misteri dalam gambar perahu layar.
Misteri tersebut bahkan pernah menjadi kontroversi tahun 1992.
Uang tersebut kini memang sudah sangat susah ditemukan.
Namun misteri dalam gambar uang tersebut akhirnya terkuak.
Misteri yang heboh itu di antaranya adalah sempat dibahas di kalangan pengguna internet pada pecahan uang kertas 100 rupiah yang dikeluarkan pada tahun 1992.
Seperti dikutip dari uanglama.com, kalangan numismatis Indonesia, uang ini dinamai "uang perahu layar" atau "uang kapal layar".
Baca: Bank Sumsel Babel Kebobolan, Uang Nasabah Hilang Rp 116 Juta, Pihak Manajemen Akui Lalai
Baca: Uang Rp 500 Juta dan Cek Rp43,9 Miliar dalam Mobil untuk Pesantren dan Bansos Raib Dicuri Orang
Uang perahu layar yang dimaksud adalah Rp 100 tahun 1992.
Uang tersebut bagian depannya memang bergambar sebuah kapal, tepatnya kapal phinisi asal Sulawesi.
Dalam bahasa Indonesia sesuai EYD, nama kapal tersebut menjadi Perahu Phinisi.
Pada uang Rp 100 tahun 1992, tertulis "PERAHU PINISI", tanpa "H".
Baca: 10 Koin Paling Mahal di Dunia, Dijual dari Harga 51,8 Miliar hingga 140 Miliar per Keping
Di bawah gambar kapal terdapat tulisan 'Perahu Pinisi'.
Uang ini mulai diedarkan sejak 28 Desember 1992.
Peredarannya berbarengan dengan Rp 500 tahun 1992 bergambar orangutan.
Uang ini beredar cukup lama, yakni sampai tahun 2000.
Apa dan kenapa uang kertas tersebut bisa menarik perhatian masyarakat Indonesia?
Nah, ini informasi mengenai misteri uang 100 rupiah tahun 1992 yang harus diketahui oleh para calon kolektor.
Baca: Selain Uang Koin Rp 1000 Kelapa Sawit, 6 Uang Kuno Ini juga Diincar Kolektor dan Bernilai Fantastis
Mitos yang Beredar di Masyarakat
Mengeluarkan isi dompet yang cukup dalam untuk memenuhi koleksi pribadinya memang kerap dilakukan oleh para kolektor sejati.
Karena hal itu pula yang akhirnya sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum kejahatan untuk meraup keuntungan dengan jalan yang keliru.
Nah, berikut adalah mitos-mitos yang beredar di masyarakat seputar uang 100 rupiah tahun 1992:
Uang Kertas Paling Kontroversial