WHO Sebut Vaksinasi Covid-19 Belum Bisa Dilakukan Awal 2021

Kepala Program Kedaruratan WHO, Mike Ryan, mengatakan pihaknya sedang bekerja untuk memastikan distribusi vaksin yang adil.


zoom-inlihat foto
hasil-studi-awal-para-ilmuwan-kingss-college.jpg
HANDOUT / ZYDUS CADILA / AFP
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan vaksinasi Covid-19 belum bisa dilakukan awal 2021. Foto: Perusahaan farmasi Zydus Cadila pada 3 Juli 2020 merilis foto seorang pekerja farmasi yang memperlihatkan vaksin yang dikembangkan perusahaan itu untuk mencegah infeksi virus corona.


"Saya yakin kita akan mendapatkan vaksin Covid-19, hanya saja tidak yakin kandidat mana yang akan membuatnya menjadi senjata rakyat," ucap Amesh.

Vaksin Covid-19 Buatan Oxford Mungkin Tersedia Akhir Tahun Ini

Peneliti vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Universitas Oxford, Inggris, pada Selasa (21/7/2020) mengatakan vaksin itu mungkin bisa tersedia pada akhir tahun ini, tetapi tidak ada kepastian.

Berdasarkan data yang ditunjukkan pada Senin (20/7/2020, vaksin eksperimental yang telah dilisensikan kepada AstraZeneca itu menghasilkan respons kekebalan pada uji klinis tingkat awal.

Dengan demikian, ada harapan vaksin itu bisa digunakan pada akhir tahun 2020, dilansir dari Reuters (22/7/2020).

"Vaksin ditargetkan tersedia pada akhir tahun, ini adalah sebuah kemungkinan, tetapi tidak ada kepastian mengenainya karena kita butuh tiga hal untuk terjadi," kata Sarah Gilbert, peneliti vaksin itu, kepada BBC Radio, dikutip dari Reuters.

Tiga hal itu, kata dia, adalah vaksin terlihat bekerja di tubuh pada uji coba tahap akhir, vaksin diproduksi dalam jumlah besar, dan regulator dengan cepat menyetujui melisensikannya untuk penggunaan darurat sebelum banyak orang dapat divaksinasi.

Sementara itu, Chief Medical Officer Chris Whitty dan wakilnya, Jonathan Van-Tam, memiliki pandangan berbeda mengenai linimasa potensial vaksin itu.

Baca: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Diuji Klinis Selama 6 Bulan dan Produksi Mulai Kuartal I 2021

Baca: Vaksin Covid-19 dari China Sudah Tiba, Bakal Diproduksi Bio Farma, Target Mulai Tersedia 2021

Markas perusahaan farmasi dan biofarmasi Astra Zeneca di Macclesfield, Cheshire, Inggris.
Markas perusahaan farmasi dan biofarmasi Astra Zeneca di Macclesfield, Cheshire, Inggris. (PAUL ELLIS / AFP)

"Peluang kita mendapatkan vaksin yang sangat efektif sebelum Natal, menurutku, sangat kecil," kata Whitty kepada anggota parlemen.

Van-Tam mengatakan dirinya optimistik, tetapi tetap waspada, bahwa akan ada beberapa vaksin pada Natal tahun ini.

Para ilmuwan Oxford menginginkan sejuta dosis vaksin potensial diproduksi pada September tahun ini.

Meskipun kesepakatan dengan AstraZeneca telah menyediakan kapasitas untuk melakukannya, prevalensi virus corona yang rendah di Inggris mempersulit proses pembuktian kemanjurannya.

Baca: Calon Vaksin Covid-19 Buatan CanSino dari China Direncanakan Diuji Coba Fase Ketiga di Luar Negeri

Uji klinis tahap akhir yang krusial untuk menyediakan data sedang dilakukan di Brazil dan Afrika Selatan dan akan dimulai juga di Amerika Serikat.

Hingga saat ini belum ada vaksin Covid-19 yang disetujui, tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan vaksin yang dikembangkan AstraZeneca menjadi salah satu kandidat terdepan.

 

(TribunnewsWiki/Tyo/Kompas/Dandy Bayu Bramasta)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pakar WHO: Jangan Berharap Vaksinasi Covid-19 Dapat Dilakukan Awal 2021"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved