Jubir Istana Fadjroel Rachman Sebut Pilkada 2020 Bisa Menciptakan Banyak Lapangan Kerja

Fadjroel juga meyakini pilkada serentak 2020 tak akan memperparah penyebaran virus corona.


zoom-inlihat foto
pilkada-2020-calone.jpg
wartakota
Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadroel Rachman, meyakini Pilkada 2020 bisa menciptakan banyak lapangan kerja dan memulihkan ekonomi nasional Gambar: Ilustrasi Pilkada 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Juru Bicara Istana, Fadjroel Rachman, mengatakan gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 bisa menciptakan banyak lapangan kerja.

Dengan demikian, menurut dia, Pilkada 2020 yang digelar serentak di 270 daerah dapat memulihkan ekonomi nasional.

Pada Desember mendatang, saat Pilkada 2020 digelar, ada 106 juta orang yang menentukan pilihannya.

"Penciptaan lapangan kerja baru diperkirakan melibatkan 3,5 juta orang untuk enam bulan," kata Fadjroel dalam keterangan tertulis, Kamis (23/7/2020).

Selain terciptanya lapangan kerja, uang yang beredar di masyarakat juga akan jauh lebih banyak selama pilkada. Fadjroel menyebut, ada anggaran Rp20 triliun untuk belanja modal/barang.

Anggaran itu berasal dari APBD senilai Rp15 triliun, serta tambahan Rp5,1 triliun dari Kementerian Dalam Negeri.

"Kemendagri telah menyetujui penambahan anggaran untuk pemilihan kepala daerah serentak 2020 senilai Rp5,1 triliun untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi penyelenggara pemilu dan pemegang hak suara," kata Fadjroel.

Baca: Anak Yusril Ihza Mahendra Diusung Partai Demokrat di Pilkada Belitung Timur 2020

Baca: Selain Gibran & Bobby Nasution, Anak Maruf Amin hingga Keponakan Prabowo Juga Ramaikan Pilkada 2020

Fadjroel Rachman berjalan memasuki kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019)
Fadjroel Rachman berjalan memasuki kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) (Tribunnews/Henry Lopulalan)

Fadjroel sekaligus meyakini pilkada serentak 2020 tak akan memperparah penyebaran virus corona Covid-19.

Sebab, aturan protokol kesehatan yang ketat sesuai standar WHO akan diterapkan.

Di sisi lain, masyarakat dan petugas pemilu diharapkan disiplin dalam menjalani protokol kesehatan.

"Pelaksanaan Pilkada dalam tahapan adaptasi kebiasaan baru merupakan peluang emas untuk mensinergikan pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional," kata Fadjroel.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved